Taman di Pinggir JLT Lumajang Terabaikan, Warga Prihatin
LUMAJANG – sadap99.com
Taman yang terletak di area trotoar sebelah utara lampu merah Jalan Lintas Timur (JLT), Lumajang, Jawa Timur, tampak terbengkalai dan tidak terawat. Padahal, taman ini awalnya sering dikunjungi sebagai tempat rekreasi anak-anak.
Kini, kondisi taman sangat memprihatinkan. Area tersebut dipenuhi rumput alang-alang, tulisan “Taman JLT” rusak, dan lampu-lampu penerangan tidak menyala atau bahkan mungkin sudah tidak ada.
Awalnya, Dinas terkait Kabupaten Lumajang merancang taman ini sebagai area bermain anak. Namun, saat ini lokasi itu terlihat rimbun dan sangat tidak terawat.
Salah seorang pengunjung, Bu Elysa, mengaku heran dan mempertanyakan mengapa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak melakukan pemeliharaan di tempat ini.
“Hari Minggu (25/1/2026) saya lihat kondisi taman sangat memprihatinkan. Taman yang awalnya bagus, sekarang menjadi seperti ini,” kata Bu Elysa.
Pengunjung lain menyampaikan penyesalan serupa atas kondisi taman yang tak terurus. “Sangat disayangkan. Dulu, anak saya sangat senang bermain di sini. Apalagi jelang bulan Ramadan nanti, kalau taman ini bersih dan indah seperti dulu, kami tidak perlu jauh-jauh mencari angin sambil menunggu waktu berbuka,” ujarnya.
“Lampu sorot di taman itu seharusnya bisa menerangi dengan indah di malam hari. Sekarang, taman dipenuhi ilalang dan bunganya tak terlihat lagi karena tertutup semak. Pihak terkait seharusnya lebih memperhatikan tempat ini demi keindahan kota,” tambahnya.
Di sisi lain, pihak berwenang menyatakan bahwa taman itu dahulu digarap secara swadaya oleh masyarakat sekitar. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai pelaksana dan sumber anggaran pembangunannya.
Lurah Jogotrunan dan perwakilan RW menyampaikan kepada media Sadap99.com bahwa yang menangani masalah tata kota adalah pihak Pemda.
Warga berharap Pemerintah Daerah dapat segera mengambil langkah untuk memulihkan keindahan Taman JLT, menjadikannya nyaman, dan kembali menjadi tempat rekreasi anak-anak di sore hari.
Pewarta: Bkt
