JATIM

Proyek Rehab Atap Pendopo Desa Pocangan Dipertanyakan, PJ Dinilai Tidak Kooperatif

JEMBER – sadap99.com

Proyek rehabilitasi atap Pendopo Kantor Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, menuai tanda tanya.

Pembangunan yang menggunakan Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) dengan anggaran mencapai Rp 47.683.000 pada tahun 2025 ini, ternyata belum juga terselesaikan hingga kini.

Kejanggalan muncul mengingat volume pekerjaan yang tercatat adalah 11 meter x 11 meter, namun realisasi di lapangan tidak kunjung tuntas.

Proyek Rehab Atap Pendopo Desa Pocangan Dipertanyakan, PJ Dinilai Tidak Kooperatif

Sumber dari internal perangkat desa, yang namanya disamarkan untuk alasan keamanan, mengungkapkan bahwa rehab atap ini seharusnya dikerjakan secara mendesak. “Kondisi pendopo bocor saat hujan,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai transparansi anggaran, Suarto selaku Penanggung Jawab (PJ) proyek justru tidak memberikan klarifikasi. Pertanyaan detail awak media mengenai harga satuan material seperti usuk galvalum, genteng spandek, pasir, semen, kayu pilar, serta upah tenaga, tidak mendapat tanggapan.

Bahkan, melalui pesan suara WhatsApp, respons PJ dinilai tidak profesional dan cenderung arogan.

“Ini saya baru datang dan baru masuk rumah. Tadi saya dihubungi teman karena besok ada acara tumpengan di alun-alun,” katanya.

Ia menambahkan, “Masak sampean tidak mengerti sibuknya saya? Sekarang tidak bisa ketemu, lain kali saja.” Pernyataan tersebut memperkuat kesan tertutup dan tidak kooperatif dari penanggung jawab proyek.

Pewarta: TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *