JATIMPENDIDIKAN

Program Revitalisasi di SDN Tutul 01 Diduga Dikontraktualkan

Jember, Sadap99.com

Program Revitalisasi di SD Negeri Tutul 01, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, menjadi sorotan. Program Satuan Pendidikan (P2SP) ini menelan anggaran bantuan sebesar Rp 674.661.872 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025.

Saat diwawancarai wartawan, Muhklis, yang disebut sebagai pelaksana di lapangan, menjelaskan bahwa revitalisasi mencakup rehabilitasi empat ruang kelas dan satu musala. Selain itu, dibangun dua ruang baru, yaitu satu ruang UKS dan satu ruang perpustakaan.

Muhklis juga memaparkan mengenai material baja ringan yang digunakan. Menurutnya, material tersebut dipasok oleh PT Kencana.

“Untuk ketebalan baja ringan yang berwarna biru sesuai SNI, yaitu 0,80 dan 1,00 mm. Sementara yang berwarna merah dengan ketebalan 0,70 dan 0,30 mm bukan merupakan SNI. Semua baja ringan ini berasal dari PT Kencana, dengan pemborongnya adalah H. Anwari yang berasal dari Balung,” jelasnya.

Terkait tenaga kerja, terdapat perbedaan upah antara tukang dan pembantu. Tukang menerima upah harian rata-rata Rp 105.000, sedangkan pembantu menerima Rp 90.000 per hari.

Ditanya mengenai jaminan kualitas, Muhklis menyatakan bahwa pemasangan rangka atap baja ringan/galvalum dilengkapi dengan garansi.

“Mulai dari struktur pemasangan kuda-kuda, termasuk garansi dari CV, garansi pemasangan dari pabrik Kencana, hingga garansi material bahan, semua tercantum dalam pembukuan,” sebut Muhklis.

Di lokasi pembangunan, diamati bahwa seluruh tenaga kerja, baik tukang maupun pembantu, tidak mengenakan rompi pengaman diri sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak kepala sekolah belum dapat dikonfirmasi. “Yang bersangkutan sedang menghadiri suatu acara di Jember,” ujar salah seorang pengawas. Pewarta: imam/tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *