JATIMLIPSUS

Program Pavingsasi dari Kementerian di Desa Serut Tembus ke Desa Kemiri Jember Dikerjakan Asal-asalan

Jember – sadap99.com

Program pavingsasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang dilaksanakan di Desa Serut tembus ke Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, patut disoroti.

Pasalnya, dari total volume 1.100 meter fisik pasangan paving, yang baru terbangun hanya sekitar 500 meter. Pengerjaannya diduga dilakukan asal jadi.

Hal ini terlihat saat wartawan berada di lokasi proyek, mulai dari Dusun Tergiling (Desa Kemiri) hingga Dusun Kasian Lekok (Desa Serut). Banyak bagian pasangan paving yang sudah ambles dan bergelombang. Bahkan, di lokasi proyek tidak ditemukan papan informasi anggaran (DIPA).

Menurut salah seorang sumber berinisial S.N, program ini berasal dari Kementerian PUPR Balai Besar dengan volume 1.100 meter dan anggaran Rp500 juta. Ia menyatakan, harga paving per meter menurut Rencana Anggaran Biaya (RAB) seharusnya Rp92.000. “Kalau menurut Perhitungan Perusahaan Umum (PPU), harga per meternya Rp190.000. Untuk pekerjaan pemasangan paving, jika hanya terealisasi 50%-70%, pasti ada yang harus diperiksa,” ujarnya kepada wartawan.

Seorang warga lain yang namanya disamarkan mengaku terlibat dalam pengerjaan. “Saya kerja di sini atas perintah pondok (pesantren). Yang membayar ya pondok pesantren, atas perintah Lora-nya (pimpinan pesantren). Saya kerja bersama teman-teman ini, yang bayar ya pondok,” katanya.

Ia juga mengkritik kualitas pekerjaan. “Soal paving yang ambles itu, secara teknik tidak ada pemadatannya. Berarti urugan pasirnya kurang, jadi saat dilalui kendaraan semuanya ambles,” jelas warga tersebut.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pihak instansi terkait yang dapat memberikan keterangan kepada wartawan. (Imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *