Polres Pasuruan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 untuk Tekan Angka Kecelakaan
Pasuruan – sadap99.com
Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan meluncurkan Operasi Keselamatan Semeru 2026 sebagai upaya strategis menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, dari 2 hingga 15 Februari 2026, ini melibatkan personel gabungan dari Polres Pasuruan dan seluruh jajaran polsek di wilayah hukumnya.
Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono S.H., S.I.K., M.H., pada Senin (2/2/2026). Apel ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan optimal seluruh personel, sarana, dan prasarana pendukung.
“Apel gelar pasukan ini merupakan momentum strategis untuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta soliditas dan sinergitas lintas sektoral. Ini bukan sekadar acara seremonial,” tegas Kapolres Pasuruan.
Operasi ini dilaksanakan menindaklanjuti masih tingginya angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pasuruan. Berdasarkan analisis dan evaluasi Operasi Keselamatan Semeru 2025, tercatat ratusan kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan. Kondisi ini erat kaitannya dengan tingginya pelanggaran lalu lintas dan rendahnya disiplin pengguna jalan.
Untuk mengatasinya, Polres Pasuruan mengedepankan pendekatan humanis namun tegas melalui tiga strategi utama:
1. Preemtif: Melalui sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, termasuk para pengusaha angkutan umum.
2. Preventif: Diwujudkan dengan ramp check terpadu, pemeriksaan teknis kendaraan, pemeriksaan kesehatan pengemudi (termasuk tes urine) di terminal dan pool bus, serta peningkatan patroli di titik rawan kecelakaan dan kemacetan.
3. Represif: Penegakan hukum yang memprioritaskan pelanggaran berpotensi fatal, seperti Over Dimension Over Loading (ODOL), melawan arus, tidak menggunakan helm standar SNI, dan penggunaan knalpot brong. Penindakan dilakukan secara selektif dengan dukungan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Kapolres menegaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi. “Utamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya dan jadikan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan pokok,” pesannya.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Pasuruan berharap dapat menurunkan angka kecelakaan secara signifikan serta menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar sebagai persiapan menyambut Operasi Ketupat Semeru 2026.
Kepolisian Resor Pasuruan berkomitmen untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban berlalu lintas bagi seluruh masyarakat.
