DIYSleman

Peringatan Hari Ibu 2025 di Sleman: Perempuan Berdaya Wujudkan Indonesia Jaya

Sleman, Sadap99.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Acara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Nasional Tahun 2025. Kegiatan bertema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas” dengan sub-tema “Perempuan Sleman Berdaya, Mewujudkan Indonesia Jaya” ini digelar di Pendopo DPRD Kabupaten Sleman, Minggu (21/12/2025).

Peringatan yang jatuh setiap 22 Desember ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Sleman, Ani Martanti, ST., serta menghadirkan dua narasumber: Helga Inneke Agustine dari Jakarta dengan topik “Memeluk Luka, Bangun Daya” dan Febriana Ndaru Rosita, M.Psi., Psikolog dari Yogyakarta, yang membawakan topik “Bangkit, Menguat, dan Tumbuh Bersama”.

Turut hadir dalam acara ini tokoh masyarakat, Tim Penggerak PKK Sleman, Forum Anak Sleman, perwakilan komunitas perempuan dari kalurahan dan kapanewon se-Kabupaten Sleman, jajaran Sekretariat DPRD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ani Martanti menyatakan bahwa momen Hari Ibu merupakan pengingat dan refleksi bagi semua bahwa kuatnya bangsa ini berawal dari peran seorang ibu. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan peran ibu bagi bangsa dan pemerintahan, khususnya di Kabupaten Sleman.

“Sebagai salah satu wakil pimpinan DPRD yang perempuan, saya akan terus memperjuangkan para ibu di Sleman untuk mendapatkan keadilan, perlindungan, dan akses. Saya pastikan negara hadir untuk ibu-ibu semua,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ani Martanti mengakui bahwa masih terdapat kekurangan dalam peran pemerintah daerah terhadap perempuan di Sleman, terutama terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga yang banyak menimpa perempuan.

“Kami terus mendorong kebijakan yang memberikan kesempatan dan perlindungan, termasuk akses untuk mendapat perlindungan dari kekerasan, melalui kerja sama dengan aparat kepolisian dan Dinas P3AP2,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan berkelanjutan tanpa solusi dan perlindungan dapat berdampak buruk. Oleh karena itu, diperlukan wadah bagi komunitas perempuan untuk berbagi, saling mendukung, dan meringankan beban.

“Peran seorang ibu sangat luar biasa: bekerja tanpa tepuk tangan, berjuang tanpa sorotan, mencintai tanpa syarat dan tanpa batas,” ungkap politisi perempuan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Ani Martanti juga meluncurkan buku kumpulan puisinya berjudul “Perempuan adalah Ayat-Ayat Berjalan” sebagai kado spesial peringatan Hari Ibu ke-97.

“Buku ini adalah curahan hati dan rekam perjalanan hidup saya. Melalui puisi, kita dapat mencurahkan apa yang terjadi dalam diri kita. Saya persembahkan ini sebagai bentuk penghormatan kepada semua perempuan,” pungkasnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *