JATIM

Penemuan Granat Aktif di Lingkungan Pondok Lansia Gegerkan Warga Madiun

Madiun – sadap99.com

Warga Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, digegerkan dengan penemuan sebuah granat tangan aktif di lingkungan Pondok Lansia pada Jumat sore (12/12/2025). Granat jenis “nanas” yang sudah berkarat itu ditemukan tergeletak di halaman belakang pondok.

Benda berbahaya tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga Pondok Lansia, Andik Kokok Prasetyo. Ia melaporkan bahwa granat ditemukan saat sedang mengantar salah satu penghuni pondok, Mbah Sanem, ke area belakang bangunan.

“Saat mengantar ke belakang, pandangan saya tertuju pada benda di atas tanah yang bentuknya seperti granat—lonjong, berwarna hitam kecokelatan, dan tertutup tanah kering,” ujar Andik.

Merasa curiga, Andik segera melaporkan temuan itu kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Madiun, kemudian diarahkan untuk menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Setelah menerima laporan, jajaran Polsek Kartoharjo bersama Polres Madiun Kota serta unsur tiga pilar Kelurahan Klegen langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan awal. Area sekitar granat dipasangi garis polisi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolsek Kartoharjo, Kompol Mujo Prajoko, menyatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Jawa Timur. Satu unit Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi.

“Hasil identifikasi menyebutkan granat tersebut merupakan granat tangan jenis Mark 2 atau MK 2 dan masih dalam kondisi aktif. Diduga granat ini merupakan sisa peninggalan perang masa lalu,” jelas Kompol Mujo.

Diduga kuat granat tersebut terbawa dari material tanah urukan proyek renovasi bangunan belakang Pondok Lansia yang baru saja selesai dikerjakan. Posisi granat yang berada di atas tanah membuatnya mudah terlihat.

Petugas Jibom juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada benda berbahaya lainnya. Setelah dinyatakan aman, granat kemudian dibawa ke lokasi khusus untuk dimusnahkan. (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *