DIYSleman

Pemkab Sleman Jalin MoU dengan BKN untuk Penerapan Manajemen Talenta

Sleman – sadap99.com

Dalam upaya mewujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Penerapan Manajemen Talenta.

Penandatanganan ini merupakan bagian dari komitmen seluruh kepala daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dilakukan bersama oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, dan rekan-rekannya seprovinsi, dengan Kepala BKN, Dr. H. Zudan Arif Fakrulloh. Acara berlangsung di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Dalam sambutannya, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap penerapan manajemen talenta dan sistem meritokrasi. Ia menekankan pentingnya meritokrasi untuk menempatkan pegawai terbaik dalam mengeksekusi program-program pemerintah.

“BKN memberikan relaksasi kepada daerah untuk mencari kader terbaik guna mewujudkan visi daerah melalui sistem manajemen talenta yang berlandaskan meritokrasi,” ungkap Zudan.

Secara praktis, sistem ini memungkinkan kepala daerah merekrut kader terbaik dari kotak talenta ASN level 7, 8, atau 9, untuk dimobilisasi tanpa melalui proses open bidding atau lelang jabatan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Inilah yang disebut dengan manajemen talenta berbasis mobilitas talenta,” terangnya.

Melalui implementasi ini, Zudan berharap DIY dapat menjadi contoh nasional dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama, didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Di sisi lain, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan komitmennya mendukung penuh penerapan manajemen talenta ASN di Pemkab Sleman. Ia menyatakan bahwa upaya menciptakan ASN yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berorientasi pelayanan publik terus dilakukan.

Bahkan, implementasi meritokrasi di Sleman telah diakui secara nasional dengan meraih penghargaan BKN Awards 2025 untuk kategori Terbaik I Nasional dalam manajemen ASN.

“Keseriusan Pemkab Sleman dalam menata ASN akan terus ditingkatkan, terlebih dengan adanya sistem manajemen talenta ini,” kata Harda.

“Implementasi manajemen talenta ASN di Pemkab Sleman menjadi bukti keseriusan kami. Insyaallah, ASN akan tertata dengan baik dan tidak ada gejolak terkait karir rekan-rekan ASN,” pungkasnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *