DIYSleman

Pemkab Sleman Gelar Pemantauan di Sejumlah Gereja untuk Pastikan Perayaan Natal Aman dan Kondusif

Sleman – Sadap99.com
Bupati Sleman,Harda Kiswaya, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sleman melakukan pemantauan perayaan Natal pada Rabu (24/12/2025) di sejumlah gereja di wilayahnya.

Kunjungan dilaksanakan di dua gereja, yaitu Gereja Katolik Maria Marganingsih Kalasan dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Depok.

Harda menjelaskan bahwa pemantauan pada malam Natal ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Sleman untuk memberikan jaminan keamanan dan ketertiban (kamtibmas) bagi umat Katolik dan Kristen selama perayaan Natal 2025 di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk merekatkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan kami ini dalam rangka memastikan perayaan Natal tahun ini bisa berjalan dengan baik, lancar, aman, dan damai. Paling utama, kita harus saling menghargai dan menghormati agar muncul toleransi di antara kita. Dengan demikian, pemerintah menjamin kehidupan beragama sesuai dengan keyakinan masing-masing,” ujar Harda.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemantauan, Bupati Sleman menyatakan seluruh gereja telah siap melaksanakan perayaan Natal 2025. Kesiapan ini terlihat dari antusiasme jemaat dalam menyambut Natal di gereja masing-masing. Ia berharap perayaan Natal tahun ini membawa damai, keberkahan, dan kebahagiaan bagi umat yang merayakan.

“Kami berharap semua dapat mengambil hikmah Natal, yaitu perdamaian. Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan selamat Natal, semoga semua bersukacita,” tutur Harda.

Sementara itu, Romo Antonius Dadang Hermawan dari Gereja Maria Marganingsih Kalasan dan Pendeta Paulus Lie dari GKI Depok menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Bupati Sleman beserta rombongan Forkopimda. Menurut mereka, kunjungan ini merupakan wujud perhatian pemerintah, khususnya Pemkab Sleman, kepada umat Katolik dan Kristen di kabupaten tersebut.

Romo dan Pendeta juga menyatakan kesiapan untuk melaksanakan dan menindaklanjuti arahan Bupati Sleman guna menjaga keamanan, kekhidmatan, dan kondusivitas perayaan Natal. Dengan demikian, umat Kristiani dapat menyambut Natal dengan penuh kegembiraan dan sukacita.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *