JATIM

Pemeliharaan Jaringan Irigasi di Lumajang

Lumajang, Sadap99.com

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Lumajang mengambil langkah tepat dengan melaksanakan rehabilitasi saluran air dan pemeliharaan jaringan irigasi permukaan.

Penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lumajang harus tepat sasaran, salah satunya untuk kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi.

Sesuai informasi yang terpampang, dilaksanakan pekerjaan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Permukaan Paket 2 yang berlokasi di Jaringan Irigasi Sumber Gogosan 3 Hilir dan Jaringan Irigasi Krai. Nilai kontrak pekerjaan ini sebesar Rp 198.500.000.

Kegiatan ini bersumber dari APBD Lumajang dengan pelaksana pekerjaan CV. Duta Mulya Teknik. Pekerjaan direncanakan berlangsung selama 60 (enam puluh) hari kalender.

Saat dilakukan investigasi ke lokasi Irigasi Sumber Gogosan 3 Hilir, terlihat bahwa pekerjaan telah selesai. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya lagi material dan alat molen di lokasi. Informasi dari para petani setempat juga menyebutkan bahwa pengerjaan telah usai dan tim telah berpindah ke titik proyek lainnya.

Alek KA, dari Media Radar Nasional Biro Lumajang, menyampaikan bahwa anggaran yang digelontorkan cukup besar. Ia berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil bangunan yang berkualitas.

“Banyak proyek yang dikerjakan dan diselesaikan oleh CV. Duta Mulya Teknik dengan baik, mulai dari drainase, plesengan, gedung sekolah, hingga puskesmas. Semuanya dikerjakan dengan tepat waktu,” ujarnya.

Alek menambahkan bahwa keprofesionalan CV. Duta Mulya Teknik dapat menjadi contoh bagi pelaksana proyek lainnya.

Warga dan petani sekitar yang dikonfirmasi menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pengairan Lumajang yang telah memperbaiki plesengan yang rusak. Kini, plesengan tersebut telah selesai dan aliran air di sungai menjadi lebih lancar.

“Terima kasih kepada penyuluh pertanian dan dinas pengairan. Semoga ke depan, plesengan-plesengan yang rusak lainnya dapat segera diperbaiki,” ujar salah satu warga. (Bkt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *