Pelantikan PC GP Ansor Jember 2025–2029: Gus Fawait Tegaskan Peran Strategis Santri dalam Pembangunan Daerah
JEMBER – sadap99.com
Sebanyak 45 kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Jember resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2029 dalam acara yang digelar di Aula Hotel Rembangan, Sabtu (24/1/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi kader muda Nahdlatul Ulama sekaligus peneguhan peran GP Ansor sebagai mitra pembangunan, penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sosial.
Bupati Jember Gus Fawait, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama dan para kader santri telah membuktikan diri sebagai kekuatan nyata dalam membawa perubahan dan kemajuan daerah. Ia menyatakan berbagai capaian strategis Pemerintah Kabupaten Jember dalam sepuluh bulan terakhir sebagai bukti bahwa santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu memimpin dan mengelola pemerintahan dengan visi yang jelas.
“Berbagai program seperti akses layanan berobat gratis bagi seluruh warga Jember di seluruh rumah sakit Indonesia, pemberian insentif yang layak bagi guru ngaji, serta reaktivasi penerbangan di Bandara Notohadinegoro yang kembali terhubung dengan Jakarta dan Bali, adalah simbol kebangkitan daerah yang dipimpin seorang bupati santri yang pernah berproses di GP Ansor,” ujar Gus Fawait.
Ia berharap dukungan dan doa keluarga besar Ansor agar kepemimpinannya dapat terus berjalan dengan keselamatan, kesabaran, dan kedewasaan, serta mampu membawa Jember menuju kemajuan dalam empat tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya dan seluruh kader di tingkat cabang hingga ranting yang menjadi akar kekuatan organisasi. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru telah disusun dengan pembidangan lengkap untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kebangsaan.
“Kami siap menjadi mitra strategis Pemkab Jember dalam mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, lingkungan hidup, keamanan, dan ketertiban,” tegas Izzul.
Ia juga menekankan bahwa GP Ansor adalah bagian penting dari masyarakat sipil yang bertanggung jawab mengawal pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai ideologis perjuangan Nahdlatul Ulama. Izzul mengingatkan seluruh kader untuk menjalankan organisasi dengan hati berkhidmat, mengutamakan cita-cita gerakan di atas kepentingan pribadi.
Pewarta: Suyanto
