Operasi Pasar Murah di Pasar Kreongan
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember Gelar Operasi Pasar Murah di Pasar Kreongan
JEMBER – Sadap99.com
Pemerintah Kabupaten Jember pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 H kembali melanjutkan program operasi pasar murah secara intensif pada minggu pertama bulan April 2026. Kegiatan ini bertujuan memenuhi kebutuhan barang pokok dan barang penting (bapokting) masyarakat, sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah pascalebaran.
Antusiasme warga terlihat di Pasar Tradisional Kreongan pada Kamis pagi (2/4/2026). Ratusan warga memadati lokasi operasi pasar murah sejak pagi hingga siang hari untuk mendapatkan bahan kebutuhan dengan harga lebih terjangkau.
Adapun komoditas bahan pokok yang dijual di Pasar Kreongan, Jember, di antaranya dari Perum Bulog berupa beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp57.000, dan minyak goreng “Minyak Kita” isi ulang 1 liter seharga Rp15.500 per liter. Sementara itu, harga gula pasir, minyak goreng kemasan, telur ayam, dan tepung terigu ditetapkan di bawah harga pasar berkat subsidi pemerintah daerah serta kerja sama dengan distributor dan pelaku usaha pangan. Harga terjangkau ini memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Mantri Pasar Kreongan, Hariyanto, ketika ditemui Sadap99.com pada Kamis pagi di lokasi pasar, menyatakan bahwa operasi pasar murah merupakan bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan.
“Kegiatan ini ditingkatkan khusus pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 H, saat kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat tajam,” ujar Hariyanto.
Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga barang pokok dan pengendalian inflasi adalah menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan barang pokok pascalebaran tetap aman dan terjangkau.
“Melalui operasi pasar murah, diharapkan dapat menstabilkan harga di tingkat pedagang dan menekan gejolak inflasi daerah,” pungkasnya.
Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan gejolak harga, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika perekonomian saat ini.
Sementara itu, salah seorang pengunjung (konsumen) asal Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, Jember, Yuli, merasa senang Pemkab Jember mengadakan operasi pasar murah sehingga dapat membantu masyarakat yang ekonominya pas-pasan.
“Alhamdulillah, Pemkab Jember mulai awal puasa hingga pasca-Hari Raya Idul Fitri, setiap Kamis pagi di Pasar Kreongan selalu digelar operasi pasar murah. Ini jelas cukup membantu masyarakat,” kata Yuli.
Berdasarkan pantauan Sadap99.com, rangkaian operasi pasar murah di berbagai pasar tradisional oleh Pemerintah Kabupaten Jember telah digelar di empat pasar utama selama empat hari berturut-turut mulai Maret 2026. Pelaksanaan dimulai pada Selasa, 3 Maret 2026 di Pasar Tanjung, dilanjutkan Rabu, 4 Maret 2026 di Pasar Mangli, Kamis, 5 Maret 2026 di Pasar Kreongan, serta Jumat, 6 Maret 2026 di Pasar Tegal Besar.
Pasca-Hari Raya, program tersebut oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember dilanjutkan kembali dengan penyebaran lokasi di pasar tradisional. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Jember secara lebih merata.
Pewarta: Suyanto
