DIY

Natal Bersama Kawal Indonesia dan Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta

YOGYAKARTA – sadap99.com

Dewan Pimpinan Pusat Kawal Indonesia menggelar perayaan Natal bersama warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta. Acara bertempat di Aula Lapas setempat di Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (29/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum DPP Kawal Indonesia, Pdt. Sarlin Mataheru, M.Th., beserta pengurus harian. Turut hadir perwakilan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, antara lain Markus Tri Munarjo (Kadis Dukcapil mewakili Bupati Gunungkidul), Lasarus Arintoko (Fraksi PDIP mewakili Ketua DPRD), serta Kepala Lapas Mardiati Ningsih. Hadir pula warga binaan kristiani, PNS lingkungan lapas, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kemenag Gunungkidul, perwakilan organisasi keagamaan, dan Direktur Utama Radio Sasando 90.3 FM.

Acara mengangkat tema “Natal Membawa Damai” dengan sub tema “Tuhan Mengutus Wanita Penolong bagi Keluarga”, yang disampaikan oleh pembicara Pdt. Onwin Frans Hetharie, M.Th., Ketua PGLII DIY.

Dalam sambutan tertulis Bupati Gunungkidul, Endah Subekti K., yang dibacakan oleh Markus Tri Munarjo, ditekankan bahwa Natal mengajarkan kasih yang memulihkan dan harapan baru. “Setiap perempuan adalah pribadi yang berharga. Masa lalu tidak menentukan masa depan. Dengan iman, ketekunan, dan pikiran positif, ibu-ibu semua berkesempatan memulai lembaran hidup baru,” pesan Bupati.

Pemerintah Daerah juga menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya pembinaan, pemulihan, dan pemberdayaan perempuan, termasuk warga binaan, agar mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang kuat dan mandiri.

Ketua Umum Kawal Indonesia, Pdt. Sarlin Mataheru, M.Th., dalam sambutannya menegaskan peran perempuan sebagai subjek penentu kebijakan publik. “Jika perempuan hebat, maka bangsa akan maju dan hebat. Semangat kebersamaan ini harus kita tanamkan sebagai bentuk kecintaan terhadap NKRI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Mardiati Ningsih, mengapresiasi inisiatif Kawal Indonesia. Menurutnya, momen ini menjadi wujud nyata perhatian yang dapat menumbuhkan harapan dan memperkuat semangat pembaruan diri warga binaan.

Pesan Natal disampaikan oleh Pdt. Onwin Frans Hetharie, M.Th., yang menekankan bahwa Natal hadir bagi mereka yang terbebani dan terluka. “Yesus datang membawa damai. Damai adalah ketika kita tahu bahwa Tuhan mengasihi dan menerima kita apa adanya. Ia menawarkan pengampunan dan masa depan,” pungkasnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *