FoodJATIMLIPSUS

Menu Makanan Bergizi Gratis di SMPN 2 Karangharjo, Silo, Disoroti

Jember, Sadap99.com

Pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menuai sorotan. Porsi dan menu yang disajikan dinilai tidak memenuhi standar prosedur operasional (SOP) yang berlaku.

Informasi diperoleh awak media dari seorang sumber yang enggan namanya disebutkan. Sumber tersebut mempertanyakan kelayakan menu MBG yang dikelola pihak dapur sekolah, karena dinilai tidak memenuhi standar mutu dan kualitas.

Kekhawatiran ini disebutkan menyangkut program serupa di beberapa sekolah di wilayah Karangharjo, Silo, mulai dari TK, SD, hingga SMP, yang mencakup sekitar 2.700 siswa dari empat desa.

Tujuan program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini dinilai tidak tercermin dari realitas di lapangan.

Di SMPN 2 Karangharjo, menu yang diberikan kepada siswa dinilai tidak sesuai standar aturan. Akibatnya, banyak siswa lebih memilih makanan dari katering atau warung (ketringan).

Saat mengecek langsung di lokasi bersama humas sekolah, awak media mendapati isi satu ompreng (wadah) makanan berisi:

1. Seporsi nasi dengan porsi kecil.
2. Sepotong/seuwir ikan atau ayam goreng.
3. Selembar selada air.
4. Satu iris tipis ketimun.
5. Kue agar-agar berukuran kecil, kira-kira separuh ukuran telur.

Padahal, program MBG mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.

Menanggapi hal ini, Wakil Kepala SMPN 2 Karangharjo, Silo, saat ditemui pada Sabtu, 24 Januari 2026, menyatakan bahwa porsi makanan yang dikelola dapur sekolah sudah layak.

Ia mencontohkan menu lauk bisa berupa ikan lele utuh. Menurutnya, kecenderungan siswa memilih makanan katering lebih disebabkan oleh selera.

Terdapat pernyataan berbeda yang diterima awak media. Humas SMPN 2 pada kesempatan lain (26 Januari 2026) menyampaikan bahwa makanan yang dibagikan total 505 ompreng. Mengenai menu lauk, ia menyatakan, “Ya, diterima saja apa adanya.” Ujarnya.

Sementara itu, upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari Kepala Pengelola Dapur MBG, Dani, tidak berhasil. Pihak yang bersangkutan tidak dapat ditemui hingga berita ini ditayangkan.

Menurut petugas keamanan (satpam) sekolah, Dani sedang keluar untuk menunaikan ibadah.

Pewarta: Imam/TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *