Kondisi Halaman Berbatu, Aktivitas Santri di Pondok Pesantren Mikhrajul Ulum Terganggu
JEMBER, Sadap99.com
Pondok Pesantren Mikhrajul Ulum yang terletak di Desa Jambe Arum, Kecamatan Sumber Jambe, Kabupaten Jember, menghadapi kendala serius akibat kondisi halaman yang masih berupa tanah.
Keadaan ini menyebabkan berbagai masalah, terutama saat musim hujan dan kemarau, sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar serta ibadah.
Saat hujan, area halaman berubah menjadi licin, becek, dan dipenuhi genangan air. Hal ini tidak hanya menyulitkan mobilitas santri tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, seperti terpeleset.
Sebaliknya, di musim kemarau, debu beterbangan ke mana-mana, memicu keluhan kesehatan, khususnya pada saluran pernapasan.
Ustadz Duras, selaku Pembina Pondok Pesantren, menyatakan bahwa pavingisasi merupakan solusi yang mendesak.
“Kami telah menyiapkan proposal detail beserta rencana anggaran untuk pavingisasi. Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi para santri,” ujarnya.
Pembangunan halaman yang tertata dengan paving dipandang tidak hanya akan mengatasi masalah kebersihan dan keamanan, tetapi juga meningkatkan keindahan lingkungan pesantren.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang lebih kondusif untuk mendukung pendidikan ilmu Al-Qur’an yang berkualitas di pesantren tersebut.
Pewarta: Fred
