JATIM

KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Turut Menjaga Infrastruktur Transportasi Publik Kereta Api

MADIUN – sadap99.com

Dalam menyikapi dinamika sosial yang terjadi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas dan infrastruktur perkeretaapian. Perusahaan menekankan pentingnya menjaga aset negara ini demi kepentingan publik dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“KAI menggencarkan kampanye keselamatan dan kepedulian terhadap fasilitas publik. Ajakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan wujud komitmen KAI untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, dalam keterangannya pada Minggu (31/8/2025).

KAI Daop 7 Madiun mengajak masyarakat untuk tidak merusak, mencoret-coret, atau menyalahgunakan fasilitas yang ada di stasiun maupun di dalam kereta. Fasilitas-fasilitas tersebut merupakan aset bersama yang vital untuk mendukung kelancaran layanan transportasi publik.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalur kereta api, seperti menyeberang, berjalan, atau beraktivitas di rel. Aktivitas tersebut sangat berisiko karena kereta api memiliki kecepatan tinggi dan tidak dapat berhenti secara mendadak. Aktivitas ilegal di jalur kereta tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Setiap kerusakan pada fasilitas tidak hanya merugikan KAI, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan transportasi bagi jutaan masyarakat yang bergantung pada layanan kereta api setiap harinya.

Langkah-Langkah Pengamanan dan Koordinasi

Untuk memastikan operasional perjalanan kereta api tetap berjalan normal dan aman, KAI telah melakukan berbagai langkah mitigasi, antara lain:

1. Peningkatan Pengawasan: Mengintensifkan pengawasan di stasiun dan jalur-jalur yang rawan.
2. Penyampaian Informasi Publik: Terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas publik melalui berbagai media sosial dan pengumuman di stasiun.
3. Koordinasi dengan Pihak Terkait: Berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian dan pemerintah daerah setempat untuk memantau situasi serta mengambil langkah-langkah preventif yang diperlukan.

Aset Bersama, Tanggung Jawab Bersama

KAI menegaskan bahwa seluruh fasilitas perkeretaapian adalah aset vital yang dibangun dengan dana publik untuk melayani kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, KAI mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan melindungi aset tersebut. Kerusakan sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap jadwal perjalanan dan bahkan membahayakan keselamatan penumpang.

“Dengan menjaga fasilitas kereta api, kita tidak hanya mendukung kelancaran transportasi, tetapi juga memastikan hak masyarakat untuk bepergian tetap terpenuhi tanpa hambatan. KAI berharap semua pihak dapat bersinergi agar aktivitas sehari-hari, termasuk layanan transportasi publik, tetap berjalan dengan selamat, aman, nyaman, dan lancar,” pungkas Zainul.

(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *