HighlightsJATIM

Inspirasi Wirausaha Desa Sememu

Kisah Lukman: Dari Penerima Bantuan ke Juragan Kerupuk, Inspirasi Wirausaha Desa Sememu

LUMAJANG, Sadap99.com

Kisah sukses Lukman (35), warga Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, menjadi bukti nyata transformasi dari penerima bantuan menjadi wirausaha mandiri. Dulunya penerima Program Keluarga Harapan (PKH), pria ini kini berhasil mengembangkan usaha kerupuk yang produknya telah dipasarkan hingga ke Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

Perjalanan Lukman dimulai dari usaha kerupuk keluarga yang nyaris mati suri. Dengan modal awal Rp5 juta dari Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), ia mampu membeli peralatan produksi dan memperbaiki kemasan. Perlahan, kerupuk “Mahkota”—yang juga dikenal sebagai kerupuk latah—kian dikenal dan menjadi produk andalan di pasar lokal maupun regional.

Keberhasilan Lukman tidak berhenti pada kesuksesan pribadi. Sekitar 18 warga, yang sebagian merupakan mantan penerima PKH, kini bergabung dan bekerja dalam usahanya. Lukman juga aktif memotivasi rekan-rekannya untuk berani mandiri. “Dulu kami semua berjuang bersama. Sekarang saya ingin memberi contoh bahwa mereka juga bisa mandiri. Kemandirian itu dimulai dari keberanian mencoba,” ujarnya.

Kisah ini menginspirasi semangat wirausaha bahwa dengan kemauan, dukungan, dan pendampingan yang tepat, bantuan sosial dapat menjadi pintu masuk untuk memberdayakan masyarakat dan membangun ekonomi lokal.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pemerintah mendorong agar bantuan sosial menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi, bukan sekadar untuk konsumsi. “Kami ingin warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu berdiri sendiri, menjadi pelaku usaha produktif, bahkan membuka lapangan kerja bagi orang lain,” jelas Bupati saat kunjungan kegiatan P2K2 di Desa Sememu, Rabu (24/9/2025).

Pendamping PKH Desa Sememu, Putri Hindra, menyatakan Lukman adalah contoh nyata dari tujuan program PKH dan PPSE. “Selain bantuan modal, pendampingan dan pelatihan kewirausahaan membantu penerima manfaat melihat potensi diri dan memilih usaha yang tepat,” pungkasnya.

Pewarta: Bkt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *