JATIM

Hujan Deras Ekstrem di Kalisat Jember Timbulkan Korban Jiwa dan Kerusakan

Jember, SADAP99.com

Hujan deras yang cukup ekstrem melanda wilayah Desa Kalisat, Kabupaten Jember, pada Senin (15/12/25) siang hingga malam hari, mengakibatkan kerusakan material dan korban jiwa. Peristiwa ini menyebabkan tiga unit dapur rumah warga roboh dan seorang warga meninggal dunia.

Tiga dapur rumah milik warga Dusun Utara Dua RW 25, yaitu Samsuri dan Usman, dilaporkan roboh akibat bencana tersebut. Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisat berencana segera memperbaiki kerusakan dengan melibatkan gotong royong masyarakat.

Kepala Desa Kalisat, Sudi Raharjo, ketika ditemui Rabu pagi, menjelaskan bahwa kejadian ini disebabkan oleh hujan yang sangat deras hingga menyebabkan luapan air ke jalan dan meluapnya aliran Sungai Jerengoan. Sungai yang mengalir dari Desa Sebanen ke wilayah Kalisat ini memasuki tiga rumah warga.

“Untuk mengantisipasi warga melewati jalan yang tergenang, kami bersama masyarakat dan aparat setempat langsung menutup sementara akses jalan tersebut. Jalan dibuka kembali setelah air mulai surut,” ungkap Sudi Raharjo.

Ia menambahkan bahwa selain tiga rumah warga, banjir juga menerjang sekitar 5 hektar lahan pertanian yang ditanami bawang, padi, dan cabai. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Sebagai langkah penanganan, Pemdes Kalisat telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD, Dinas Sosial (Dinsos), dan Muspika Kecamatan Kalisat. Tim dari desa bersama warga juga langsung melakukan evakuasi terhadap tiga keluarga korban banjir.

“Kami juga telah mengajukan permohonan bantuan sembako dan material lainnya ke Dinsos Jember dan BPBD,” tambah Sudi Raharjo.

Korban Jiwa Ditemukan keesokan Harinya

Pada Selasa (16/12/25) sekitar pukul 11.45 WIB, warga setempat menemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di Sungai Jerengoan, Dusun Utara Dua, Desa Kalisat. Korban telah diidentifikasi sebagai Titik (65), warga Dusun Tengah RW 19, Desa Kalisat.

Evakuasi korban dilakukan dengan mobil ambulans didampingi oleh perwakilan Polsek dan Koramil Kalisat, BPBD, Kepala Desa beserta perangkat desa, serta Pemerintah Desa Patempuran, mengingat lokasi berada di area perbatasan.

Saat ambulans tiba di rumah duka, tangis keluarga, tetangga, dan kerabat korban pecah tidak terbendung. Jenazah kemudian dimandikan, dikafani, disalatkan, dan dimakamkan pada hari yang sama, disaksikan oleh perwakilan Polres dan Kodim 0824 Jember.

Berdasarkan informasi yang diterima di Balai Desa Kalisat, korban diduga pulang kerja dari gudang tembakau di Desa Sebanen saat hujan deras. Ia diduga terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan penghubung Desa Kalisat dan Desa Sumber Ketempa. Jarak titik kejadian (TKP) ke rumah korban sekitar 2 kilometer.

Keluarga mulai panik ketika korban tidak kunjung pulang hingga menjelang Magrib. Pencarian dilakukan dengan menanyakan kepada rekan kerja, yang menyatakan korban telah pulang. Jenazah akhirnya ditemukan warga keesokan harinya di Sungai Jerengoan.

Pihak keluarga korban menerima bantuan sembako dari Dinas Sosial Jember serta bantuan lainnya dari Kepala Desa Kalisat, Sudi Raharjo.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *