Hari Kedua Ops Keselamatan, Polisi Perketat Pengawasan Jeep Wisata di Bromo
PASURUAN – sadap99.com
Memasuki hari kedua Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Pasuruan memperketat pengawasan terhadap jeep wisata di jalur Bromo. Pemeriksaan kelayakan kendaraan digelar di Rest Area Tengger Semeru, Kecamatan Tosari, pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ramcheck tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Derie Fradesca, bersama Kasat Resnarkoba, AKP Ali Sodikin. Pemeriksaan turut melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan dan Jasa Raharja Cabang Malang sebagai bentuk sinergi lintas instansi.
Petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi teknis kendaraan, kelengkapan dokumen administrasi, serta legalitas pengemudi jeep wisata yang akan mengangkut wisatawan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Hasilnya, dari 13 unit jeep wisata yang diperiksa, sebanyak 10 unit dinyatakan layak beroperasi dan diberi stiker kelayakan. Tiga unit lainnya dilarut beroperasi karena pengemudinya tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Selain jeep wisata, petugas juga memeriksa satu unit bus pariwisata PO Trac asal Jakarta. Hasil pengecekan menunjukkan bus tersebut dalam kondisi laik jalan.
Kasat Lantas AKP Derie Fradesca menjelaskan, pengetatan ini merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalur wisata Bromo yang dikenal memiliki medan terjal dan cuaca tidak menentu.
“Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama. Kendaraan dan pengemudi harus dipastikan siap sepenuhnya karena jalur menuju Bromo memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi,” tegasnya.
Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan tes kesehatan dan tes urine terhadap seluruh pengemudi. Hasilnya, seluruh pengemudi dinyatakan negatif narkoba.
Kasat Resnarkoba AKP Ali Sodikin menegaskan, pemeriksaan ini bertujuan memastikan pengemudi dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang saat menjalankan tugas.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan aspek pencegahan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata.
“Kami ingin memastikan wisatawan merasa aman dan pengemudi mematuhi aturan. Keselamatan adalah hal yang utama,” tegas Kapolres kepada media pada Rabu (4/2/2026).
Sebagai penutup kegiatan, Satlantas Polres Pasuruan memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan membagikan paket sembako sebagai bentuk apresiasi kepada para pengemudi.
Melalui operasi ini, Polres Pasuruan berharap aktivitas wisata di kawasan Bromo Tengger Semeru dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, baik selama Operasi Keselamatan Semeru 2026 maupun seterusnya.
Pewarta: sP/hms
