Gus Fawait Tegaskan Identitasnya Sebagai Kader NU pada Peringatan Satu Abad Organisasi
JEMBER – sadap99.com
Dalam peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Alun-alun Jember pada Minggu (1/2/2026), Bupati Jember Gus Fawait menegaskan komitmen dan identitasnya sebagai kader organisasi tersebut. Ia menyatakan bahwa jabatan yang diembannya saat ini tidak akan mengubah jati dirinya sebagai seorang santri dan kader NU.
“Saya adalah kader NU yang kebetulan hari ini jadi bupati, bukan bupati yang kebetulan jadi NU,” tegasnya di hadapan ribuan jamaah yang hadir.
Memasuki satu tahun masa kepemimpinannya, Gus Fawait secara terbuka memohon maaf atas segala kekurangan dalam birokrasi dan pemerintahan. Ia juga berharap dukungan doa dari para kiai, nyai, dan seluruh warga nahdliyin agar Kabupaten Jember dapat terus berkembang.
“Mudah-mudahan empat tahun ke depan, pengabdian kami kepada Jember dan NU bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Fokus utama yang disampaikan adalah pentingnya kolaborasi yang erat untuk kemaslahatan umat. Sebagai bentuk komitmen nyata, Gus Fawait menjanjikan pemenuhan program beasiswa bagi seluruh siswa dan santri di Kabupaten Jember pada pertengahan tahun ini.
Lebih jauh, Gus Fawait meminta para kiai untuk tidak segan menegurnya jika ada kebijakan pemerintah yang dianggap melenceng dari nilai-nilai NU dan kesantrian. Ia juga menutup pernyataannya dengan penegasan kesiapannya bersinergi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya lahir dari keluarga NU, dan insyaallah saya siap berjuang bersama NU untuk mempertahankan NKRI,” pungkasnya.
Acara peringatan satu abad NU tersebut, yang dihadiri oleh Bupati Gus Fawait, para kiai, nyai, serta warga nahdliyin se-Kabupaten Jember, berjalan dengan lancar dan sukses.
Pewarta: Suyanto
