Guru Besar UNEJ Dorong Transformasi Keuangan Berkelanjutan Menuju Bisnis Tangguh dan Bertanggung Jawab
Jember, sadap99.com
Di tengah tantangan global yang menuntut dunia bisnis untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat, Universitas Jember (UNEJ) kembali memperkuat jajaran akademisnya dengan melantik guru besar baru di bidang Manajemen Keuangan Perusahaan, Prof. Dr. Elok Sri Utami, M.Si.
Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Transformasi Keuangan Berkelanjutan: Jalan Baru Menuju Bisnis Tangguh dan Bertanggung Jawab”, Prof. Elok menekankan pentingnya transformasi keuangan berkelanjutan (sustainable finance) sebagai arah baru untuk membangun bisnis yang tangguh dan bertanggung jawab.
Menurutnya, bidang Manajemen Keuangan Perusahaan berfokus pada pengelolaan dan optimalisasi seluruh aspek keuangan organisasi untuk mencapai tujuan jangka pendek maupun panjang. “Ada tiga pilar utama dalam keuangan, yaitu keputusan investasi, pendanaan, dan kebijakan dividen. Ketiganya kini mengalami transformasi dengan mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) agar nilai perusahaan tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Prof. Elok.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini mendefinisikan transformasi keuangan berkelanjutan sebagai perubahan paradigma dalam pengambilan keputusan keuangan perusahaan, di mana keberlanjutan ditempatkan sebagai inti strategi bisnis. “Jika sebelumnya keuangan hanya berfokus pada efisiensi dan laba jangka pendek, kini orientasinya bergeser pada penciptaan nilai jangka panjang yang memperhitungkan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tegasnya. “Kinerja perusahaan tidak lagi diukur dari laba finansial semata, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat dan planet.”
Ketertarikan Prof. Elok pada bidang ini berawal dari keyakinannya bahwa keuangan bukan hanya tentang angka dan laba, melainkan juga tentang nilai dan keberlanjutan. “Bidang ini menarik karena menggabungkan konsep bisnis dan perilaku pasar dalam menghadapi tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, hingga tuntutan keberlanjutan. Manajemen keuangan modern tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mengintegrasikan tanggung jawab sosial. Ini menjadikannya bidang yang tidak hanya rasional, tetapi juga bermakna,” tuturnya.
Dalam perjalanan akademiknya, Prof. Elok banyak meneliti hubungan antara tata kelola perusahaan (corporate governance), hubungan sosial, dan keberlangsungan bisnis. Ia menjelaskannya melalui kerangka stakeholder theory dan legitimacy theory, yang menegaskan bahwa kelangsungan perusahaan bergantung pada kepercayaan dan legitimasi sosial dari para pemangku kepentingan.
Namun, penerapan manajemen keuangan berkelanjutan di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya kapasitas sumber daya manusia, regulasi yang belum seragam, serta budaya bisnis yang masih berorientasi pada keuntungan finansial jangka pendek.
Melalui penelitiannya, Prof. Elok berupaya mengintegrasikan prinsip tanggung jawab sosial dan keberlanjutan ke dalam pendidikan dan praktik bisnis. Ia berharap hasil risetnya dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan dan pelaku usaha untuk merancang sistem pelaporan keberlanjutan, evaluasi kinerja keuangan hijau, serta strategi investasi yang lebih bertanggung jawab.
Di balik pencapaian akademiknya, Prof. Elok menyebut dukungan keluarga sebagai pilar penting dalam perjalanannya meraih gelar profesor.
Sepanjang kariernya, Prof. Elok telah menorehkan beragam prestasi, antara lain publikasi artikel ilmiah di jurnal bereputasi nasional dan internasional (terindeks Scopus dan Sinta), pengalaman kepemimpinan akademik sebagai ketua jurusan dan anggota senat universitas, serta pengabdian masyarakat melalui berbagai pelatihan dan program pembinaan.
—
Ringkasan Perubahan yang Dilakukan:
1. Struktur dan Alur: Informasi diatur ulang untuk alur yang lebih logis: dari pengantar, inti orasi ilmiah, latar belakang minat, tantangan, hingga kontribusi dan prestasi.
2. Kejelasan dan Konsistensi: Istilah kunci seperti sustainable finance dan teori-teori dicetak miring dan digunakan secara konsisten. Kalimat yang panjang atau berbelit disederhanakan.
3. Penekanan pada Poin Penting: Kutipan langsung dari Prof. Elok diformat untuk menonjolkan pesan kunci, membuatnya lebih menarik bagi pembaca.
4. Tata Bahasa dan Ejaan: Disesuaikan dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), misalnya pada penulisan gelar dan tanda baca.
5. Paragraf Penutup: Prestasi-prestasi disatukan dalam satu paragraf penutup yang kuat, memberikan kesimpulan yang solid tentang dedikasi Prof. Elok.
Pewarta: Suyanto
