Rencana Revitalisasi Stadion Tridadi Berstandar Nasional, Bupati Sleman Temui Menpora di Jakarta
Jakarta – sadap99.com
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir di Jakarta dalam upaya meningkatkan infrastruktur dan fasilitas olahraga berstandar nasional di wilayah Sleman.
Harda Kiswaya bersama jajarannya melakukan audiensi langsung dengan Menpora Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta, pada Senin (8/6) siang. Dalam pertemuan strategis tersebut, Bupati Sleman didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman.
Menpora Erick Thohir menyambut hangat kehadiran jajaran Pemkab Sleman dengan didampingi oleh Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Suyadi Pawiro, serta Staf Khusus Menpora, Tsamara Amany.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman menyampaikan bahwa atlet-atlet asal Sleman sejauh ini telah memberikan kontribusi nyata bagi prestasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kendati demikian, Sleman saat ini belum memiliki fasilitas olahraga yang berstandar nasional, terutama untuk cabang olahraga atletik.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Sleman telah mengusulkan rencana revitalisasi Stadion Tridadi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Usulan tersebut sebelumnya telah ditindaklanjuti lewat pertemuan dengan tim Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU pada April lalu.
Pertemuan dengan Kemenpora ini merupakan tindak lanjut untuk memperoleh rekomendasi dari Menpora, yang nantinya akan menjadi dasar bagi Kementerian PU untuk melangkah.
“Pemkab Sleman berkomitmen penuh pada pembinaan atlet daerah agar siap berkiprah di ajang nasional dan internasional, yang diawali dengan penyediaan fasilitas olahraga memenuhi standar nasional, bahkan standar internasional jika memungkinkan,” tutur Bupati Sleman.
Menanggapi usulan tersebut, Menpora Erick Thohir menyatakan kesiapannya untuk memberikan surat rekomendasi yang dibutuhkan oleh Pemkab Sleman. Menpora meminta agar Pemkab Sleman segera melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian PU sehingga rekomendasi tersebut dapat langsung ditindaklanjuti secara teknis.
Lebih lanjut, Erick Thohir mengingatkan agar Pemkab Sleman memiliki perencanaan yang matang dalam hal tata kelola stadion pasca revitalisasi. Stadion tidak boleh hanya ramai saat ada pertandingan, melainkan harus mampu mengintegrasikan aktivitas olahraga dengan geliat ekonomi lokal.
“Langkah ini penting supaya ada efek berganda yang berdampak positif langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Pengelolaan stadion juga bisa dilakukan bersama pihak swasta melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO). Saat ini, Kemenpora tengah menyusun regulasi yang memuat pasal-pasal terkait KSO guna memberikan proteksi serta panduan yang proporsional bagi pemerintah daerah maupun pihak swasta,” tegas Erick Thohir.
Menyambung arahan Menpora, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, Suyadi Pawiro, mengingatkan bahwa ruang kerja sama pengelolaan fasilitas olahraga kini semakin terbuka lebar. Ia menjelaskan bahwa telah ditandatangani nota kesepahaman antara Kemenpora, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada 2 Desember 2025 lalu.
Nota kesepahaman tersebut mengatur tentang sinergi pengelolaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana olahraga di tingkat pusat maupun daerah. Oleh karena itu, Suyadi meminta Pemkab Sleman untuk segera menyusun jadwal kerja yang jelas guna menindaklanjuti poin-poin sinergi dalam nota kesepahaman tersebut agar implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal.
Melalui pertemuan ini, sinyal positif dari Kemenpora diharapkan dapat mempercepat langkah Pemkab Sleman dalam menghadirkan sarana olahraga penunjang yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah.
(Piter)
