Pembangunan Flyover Mangli: Langkah Strategis Membuka Ruang Investasi di Jember
JEMBER – Sadap99.com
Rencana pembangunan flyover di kawasan Mangli menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, ke Kabupaten Jember. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody bersama Bupati Jember, Gus Fawait, melakukan pembahasan mendalam terkait urgensi, desain, hingga skema pelaksanaan proyek infrastruktur strategis itu.
Flyover sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer direncanakan menghubungkan kawasan Mangli menuju pusat kota Jember. Estimasi anggaran sementara berada di kisaran Rp700–800 miliar, dengan catatan Detail Engineering Design (DED) masih dalam tahap penyusunan.
Menteri PU menyampaikan, secara teknis, persimpangan Mangli sebenarnya masih dapat dikelola dengan manajemen lalu lintas yang lebih baik. Namun, melihat proyeksi pertumbuhan kawasan dan arah industrialisasi Jember ke depan, pembangunan infrastruktur jangka panjang menjadi pertimbangan utama.
“Kalau kita bangun, sebaiknya sekalian empat jalur agar 20 tahun ke depan masih aman. Kalau hanya dua jalur, saya khawatir lima tahun sudah penuh lagi. Kemacetan di atas flyover jauh lebih berbahaya dibandingkan kemacetan di jalan biasa,” jelasnya.
Menteri Dody menekankan pentingnya kesiapan lahan sebagai prasyarat utama agar proyek dapat segera direalisasikan. Pemerintah pusat menargetkan pelaksanaan konstruksi (kick-off) dapat dimulai pada tahun 2026, dengan estimasi waktu pengerjaan normal sekitar tiga tahun. Namun, sesuai permintaan Bupati Jember, pembangunan dua jalur awal diupayakan dapat diselesaikan lebih cepat.
Sementara itu, Bupati Jember, Gus Fawait, menilai pembangunan flyover Mangli sebagai langkah strategis untuk membuka ruang investasi di daerah. Menurutnya, kemacetan yang hampir setiap hari terjadi di simpang Mangli berpotensi menghambat minat investor untuk masuk ke Jember.
“Kalau kemacetan dibiarkan, ini tidak akan menarik bagi investor. Industrialisasi membutuhkan infrastruktur yang memadai. Kita ingin Jember lebih maju, dan itu harus disiapkan dari sekarang,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan flyover bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kesiapan Jember dalam menatap masa depan sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan Flyover Mangli diharapkan menjadi tonggak baru transformasi infrastruktur di Jember. Proyek ini tidak hanya diharapkan mampu mengurai simpul kemacetan saat ini, tetapi juga menyiapkan jalur pertumbuhan ekonomi bagi generasi mendatang.
Pewarta: Suyanto
