JATIMLIPSUS

Proyek Jalan Rp 11,2 Miliar Dikebut, Kontraktornya Disorot Tersangkut Afiliasi Sensitif

JAWA TIMUR, sadap99.com

Proyek strategis senilai Rp 11,2 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tahun 2025 untuk pemeliharaan jalan di perbatasan Bondowoso-Kalisat dan Kalisat-Sempolan, kini dalam sorotan.

Proyek yang dikerjakan CV. Riandra Jaya ini belum selesai, namun muncul pertanyaan serius terkait hubungan afiliasi perusahaan pelaksana.

Paket pekerjaan yang diawasi UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Jember, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur ini, dimenangkan CV. Riandra Janya melalui lelang mini kompetisi. Perusahaan yang berkantor di Jalan Trunojoyo, Kepatihan, Jember ini, mendapat tugas memperbaiki jalan ruas perbatasan tersebut.

Namun, informasi yang berkembang mengungkap dugaan kuat adanya hubungan kekerabatan atau afiliasi antara CV. Riandra Jaya dengan PT. Rajendra Pratama Jaya, perusahaan konstruksi lain yang juga berbasis di Jember.

Hal ini menjadi sensitif karena nama PT. Rajendra Pratama Jaya sering dikaitkan dengan Ryan Mahendra, yang saat ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus dugaan korupsi.

Jika afiliasi ini terbukti, maka muncul kekhawatiran praktik “pinjam bendera” atau monopoli proyek oleh kelompok tertentu. Terlebih, rekam jejak hukum yang terkait dengan kelompok tersebut sedang bermasalah.

Publik dan pengawas proyek menanti kejelasan dan transparansi dari pihak penyelenggara lelang dan kontraktor untuk memastikan dana APBN ini benar-benar dikelola dengan baik dan bebas dari kepentingan bermasalah.

Hingga berita ini dibuat pada 21/1/26, upaya konfirmasi ke CV. Riandra Jaya dan UPT Pengelolaan Jalan Jember masih belum mendapatkan respons. Kami akan terus mengikuti perkembangan proyek ini dan isu afiliasi yang menyertainya.

Pewarta: Shb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *