JATIMTravel

Terintegrasi dengan Bandara dan Kian Diminati

Terintegrasi dengan Bandara dan Kian Diminati, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Aturan untuk Kenyamanan Penumpang KA BIAS

Madiun, Sadap99.com

Minat masyarakat terhadap layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) terus menunjukkan tren positif. Merespons hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau calon penumpang untuk memahami aturan perjalanan serta memanfaatkan kemudahan pemesanan tiket KA BIAS pada rute Caruban–Madiun–Solo (PP).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa KA BIAS hadir sebagai solusi transportasi publik terintegrasi dengan bandara.

Layanan ini mendukung mobilitas masyarakat yang aman, tepat waktu, dan nyaman, baik untuk keperluan penerbangan maupun perjalanan antarkota.

“KA BIAS merupakan moda transportasi strategis yang menghubungkan wilayah Madiun dan sekitarnya dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo. Tingginya minat masyarakat mencerminkan kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal,” ujar Tohari.

Untuk mempermudah akses, tiket KA BIAS dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI dengan memilih menu Kereta Lokal, menentukan rute dan jadwal, lalu melakukan pembayaran daring.

Selain itu, tiket juga tersedia secara go-show di loket stasiun keberangkatan maksimal tiga jam sebelum jadwal, selama kuota kursi masih tersedia.

Berbeda dengan kereta jarak jauh, KA BIAS menerapkan sistem tanpa nomor tempat duduk (first come, first served). Penumpang dapat menempati kursi yang kosong.

Jika seluruh kursi telah terisi, penumpang diperbolehkan berdiri sesuai ketentuan keselamatan. KAI mewajibkan prioritas tempat duduk bagi lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta orang tua yang membawa balita.

Seiring tingginya okupansi pada jam tertentu, KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa penumpang yang tidak mendapat kursi tidak diperkenankan duduk di lantai kereta.

Kebijakan ini demi menjaga kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan bersama, mengingat lantai merupakan area sirkulasi serta bagian dari standar keselamatan operasional. Jika terjadi pelanggaran, petugas akan memberikan teguran persuasif.

Guna mendukung kenyamanan perjalanan rute Madiun–Solo (PP), KA BIAS telah dilengkapi dengan pendingin udara yang optimal, toilet bersih, area penyimpanan barang yang memadai, serta sistem keamanan CCTV dan running text informasi perjalanan.

“Kami mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa jadwal terbaru melalui aplikasi Access by KAI, karena jadwal dapat menyesuaikan kebutuhan operasional. Datang lebih awal ke stasiun sangat disarankan, khususnya bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan dengan pesawat, agar perjalanan berlangsung aman dan tenang,” tambah Tohari.

KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh pengguna jasa untuk mematuhi aturan perjalanan, menghormati hak sesama penumpang, serta mengikuti arahan petugas guna mewujudkan layanan KA BIAS yang aman, tertib, dan nyaman.

Kehadiran KA BIAS diharapkan terus menjadi solusi transportasi publik yang efisien, terintegrasi, dan ramah masyarakat, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan konektivitas dan transportasi massal berkelanjutan.

(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *