JATIMTravel

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan Rp57,5 Juta untuk Dukung Penurunan Stunting

Madiun, sadap99.com

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan sosial masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pada Senin (29/12), bertempat di Stasiun Babadan, KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan asupan gizi senilai Rp57.500.000 untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Madiun.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Tim TJSL KAI Daop 7 Madiun kepada Bupati Kabupaten Madiun, Hari Wuryanto, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, beserta jajaran Forkopimda setempat. Program yang dikemas dalam tajuk “KAI Sehat Sejahtera” ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan kualitas tumbuh kembang anak di wilayah operasionalnya.

Bantuan TJSL ini difokuskan pada pemberian asupan gizi tambahan bagi anak-anak sasaran program penanganan stunting. Secara rinci, bantuan menyasar 250 anak yang tersebar di 30 desa lokus stunting pada tujuh kecamatan di Kabupaten Madiun. Diharapkan, dukungan ini dapat membantu meningkatkan status gizi anak sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan merupakan bagian dari Program Bina Lingkungan KAI yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui Program Bina Lingkungan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan anak-anak di Kabupaten Madiun, agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Tohari.

Lebih lanjut, Tohari menegaskan bahwa Program TJSL KAI merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar jalur perkeretaapian.

“Kehadiran KAI diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dan konektivitas, tetapi juga membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan sosial,” pungkasnya. (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *