Hari ke-10 Angkutan Nataru, KAI Daop 6 Layani 60.891 Penumpang; Masih Tersedia 47.091 Tiket
Yogyakarta, Sadap99.Com
Memasuki hari ke-10 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat total layanan untuk Sabtu (27/12/2025) sebanyak 60.891 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 32.118 penumpang keberangkatan dan 28.773 penumpang kedatangan di seluruh stasiun wilayah Daop 6.
Berikut rincian pergerakan penumpang di stasiun-stasiun utama:
-
Stasiun Yogyakarta: 14.061 penumpang berangkat, 11.561 penumpang tiba.
-
Stasiun Lempuyangan: 6.579 penumpang berangkat, 6.061 penumpang tiba.
-
Stasiun Solo Balapan: 6.092 penumpang berangkat, 5.713 penumpang tiba.
-
Stasiun Klaten: 1.530 penumpang berangkat, 1.554 penumpang tiba.
-
Stasiun Wates: 677 penumpang berangkat, 692 penumpang tiba.
Angka tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring dengan pembelian tiket yang tetap berlangsung hingga keberangkatan kereta terakhir nanti malam. Calon penumpang diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi kai.id, serta mempertimbangkan fitur Connecting Train sebagai alternatif jika tiket pada relasi langsung telah habis.
Akumulasi Tinggi dan Tujuan Favorit
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan akumulasi penumpang selama 10 hari pelaksanaan Nataru (18-27 Desember 2025) telah mencapai 605.466 orang. “Rinciannya, 292.512 penumpang berangkat dan 312.954 penumpang tiba di wilayah Daop 6,” jelas Feni.
Feni menambahkan, stasiun tujuan favorit penumpang dari Daop 6 Yogyakarta adalah Pasar Senen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang. Sementara itu, lima kereta api dengan okupansi tertinggi adalah KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK.
Tiket Masih Tersedia dan Imbauan Perjalanan
“Saat ini, sisa tempat duduk untuk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tersedia sebanyak 47.091 tiket, termasuk untuk tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang,” ujar Feni.
Ia kembali mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan secara matang. Pemesan tiket disarankan dilakukan jauh-jauh hari melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau mitra penjualan resmi KAI lainnya.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun. Masa liburan seringkali diiringi kepadatan lalu lintas atau pengaturan arus jalan yang dapat memperlambat perjalanan. Oleh karena itu, disarankan untuk berangkat lebih awal guna menghindari risiko keterlambatan dan ketinggalan kereta,” pungkas Feni.
(Ome)
