JATIM

Tumpukan Sampah di Pasar Jelbuk Jember Dikeluhkan Warga, DLH Minta Kesadaran Pedagang

Jember, Sadap99.com

Timbunan sampah di kawasan Pasar Jelbuk, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, telah lama mengganggu kenyamanan masyarakat. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan pemandangan tidak sedap, tetapi juga bau busuk yang menusuk, mengganggu para pembeli dan pengendara yang melintas.

Menurut sumber, masalah pembuangan sampah di Desa Jelbuk telah berlangsung sejak 2019. Tumpukan sampah tersebut diduga dapat memicu timbulnya penyakit dan sangat meresahkan warga di permukiman sekitarnya. Lokasi pembuangan yang berdekatan dengan TK Dharma Wanita dan SDN 1 Jelbuk semakin memperparah keadaan, karena siswa terpaksa melewati area yang penuh bau tak sedap setiap hari berangkat dan pulang sekolah.

Merespons keluhan warga, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dinas terkait telah mengambil langkah cepat. Hal ini mengindikasikan bahwa mekanisme pelaporan pengaduan masyarakat dapat berjalan. Warga sekitar yang merasa terganggu memang telah menyampaikan pengaduan resmi kepada pihak berwenang, dalam hal ini DLH.

Menanggapi masalah ini, Kepala DLH Kabupaten Jember, Suprihandoko, menjelaskan bahwa secara teknis, tumpukan sampah di dalam area pasar merupakan tanggung jawab Dinas Perdagangan. Sementara, sampah di ruang publik seperti alun-alun kota berada di bawah wewenang Dinas Cipta Karya.

“Namun dalam praktiknya, sampah-sampah justru sering dibuang di pinggir jalan oleh pengendara, orang yang makan di jalan, dan juga para pedagang. Akibatnya, hal ini menjadi ranah DLH untuk menanganinya,” ujar Suprihandoko.

Ia pun menghimbau kepada seluruh pengendara dan pedagang untuk meningkatkan kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di pinggir jalan. Suprihandoko juga menambahkan agar para pedagang memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang telah disediakan.

“Mari kita jaga kebersihan bersama demi kenyamanan, keindahan, dan kesehatan lingkungan kita,” pungkasnya.

Pewarta: Fred

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *