Perayaan Natal Bersama GKAI Kasih Karunia dan Yayasan Indocharis
Yogyakarta – sadap99.com
Perayaan Natal bersama GKAI Kasih Karunia dan Yayasan Indocharis berlangsung secara sederhana penuh sukacita. Acara bertempat di Pendopo Indocharis, Dusun Mutihan, Madurejo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu, 23 Desember 2025.
Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas kristiani, perwakilan organisasi kemasyarakatan, gereja, serta masyarakat Kristiani dari sekitar lokasi. Turut hadir pula Kepala Dinas Papua Jaya Wijaya, perwakilan dari Dinas Kesehatan, BNN DIY, dan para mitra lainnya.
Acara menghadirkan pembicara Pdt. Indriyanto Adiatmo, M.Th., Ketua DPD Asosiasi Pendeta Indonesia (API) DIY. Dalam renungan Natalnya, Pdt. Indriyanto menyampaikan bahwa Allah dengan kasih-Nya menjadi manusia untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan hukuman kekal.
“Kehadiran Natal adalah bukti bahwa Dia mengasihi kita, dan itu merupakan sukacita yang besar. Di balik penderitaan yang dihadapi saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra, dan wilayah lain di Indonesia saat ini, pasti hadir kasih Tuhan yang besar. Di tengah musibah, kita semua saling menolong, dan itulah sukacita yang berasal dari hati yang baik, sebagaimana Yesus hadir menyelamatkan semua umat manusia tanpa memandang agama,” ujarnya.
“Memang di dunia pasti ada cobaan dan ujian, seperti penyakit, musibah, atau masalah keuangan yang sulit. Dia hadir untuk memberikan kelegaan,” tambahnya.
Dalam perayaan Natal tersebut, Yayasan Indocharis juga membagikan bingkisan sembako kepada warga sekitar.
Sementara itu, Pdt. Onwin Frans Hitharia, M.Th., Ketua PGLII dan Pembina Yayasan Indocharis, dalam pesan Natalnya menyatakan bahwa perayaan Natal tahun 2025 ini hendaknya menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali toleransi dan sikap saling menghargai.
“Kita sebagai anak bangsa Indonesia tidak boleh memaksakan kehendak diri sendiri dan golongan. Mari kita tumbuhkan dan kedepankan dialog antaragama, budaya, dan sosial dalam berbagai kesempatan agar tercipta kehidupan yang harmonis, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang Berbhineka Tunggal Ika,” pungkasnya.
(Ome)
