DIYHighlights

KAGAMADOK Serahkan Gerobak Angkringan dan Luncurkan Novel “Surat dari Jogja”

Yogyakarta – sadap99.com

Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (KAGAMADOK) menyerahkan bantuan gerobak angkringan dan meluncurkan novel “Surat dari Jogja” karya Dr. dr. Budiono Santoso Setradjaja, Ph.D., Sp.FK. Acara berlangsung di Joglo Grha Alumni FK-KMK UGM pada Sabtu, 13 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum KAGAMADOK, Dr. dr. Darwito, SH., Sp.B., Subsp.(K); Dekan FK-KMK UGM, Dr. dr. Sudadi, Sp.An., KNA., KAR.; penulis novel Dr. dr. Budiono Santoso Setradjaja, Ph.D., Sp.FK; pimpinan Orkes Keroncong Adigita-Gama, Prof. Dr. dr. Hardyanto Soebono, Sp.KK(K); serta masyarakat penerima manfaat program filantropi KAGAMADOK.

Ketua Umum KAGAMADOK, Dr. dr. Darwito, dalam sambutannya menyatakan bahwa penyerahan gerobak angkringan ini merupakan wujud kepedulian alumni sebagai bagian dari universitas yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila dan kerakyatan, khususnya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami kepada para pelaku UMKM yang membutuhkan lapangan kerja. Hari ini kami serahkan 10 unit gerobak angkringan, dan akan terus berlanjut ke depannya. Prinsip kami adalah ‘gugup rukun migunani marang liyan’ (tetap rukun dan bermanfaat bagi orang lain),” ujar Darwito.

Program ini akan dilanjutkan dengan berbagai inisiatif lain seperti pendampingan desa binaan petani, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Syarat penerima bantuan tidak rumit, yang terpenting berasal dari kalangan kurang mampu, memiliki kemauan untuk berusaha, bekerja, memulihkan ekonomi, dan membawa manfaat.

“Salah satu penerimanya adalah staf kami yang akan pensiun. Gerobak angkringan ini menjadi modal usaha untuk memasuki masa pensiun,” tambahnya.

Mengapa Gerobak Angkringan?

Angkringan dipilih karena usaha ini tidak memerlukan keahlian khusus atau modal besar, yang penting ada kemauan bekerja. Selain itu, angkringan memiliki filosofi sebagai tempat ‘nangkring’, mengobrol, dan bersilaturahmi, sehingga mampu membangun kebersamaan dan semangat gotong royong.

Setiap gerobak angkringan yang diserahkan dilengkapi dengan peralatan lengkap seperti piring, gelas, sendok, garpu, ceret, serta tambahan modal awal sebesar Rp400.000.

Dekan FK-KMK UGM, Dr. dr. Sudadi, menambahkan bahwa program ini selaras dengan inisiatif fakultas, yaitu “Angkringan 88” untuk mahasiswa. Angka 88 memiliki makna filosofis: menyediakan makan gratis sebelum pukul 08.00, tidur 8 jam sehari, dan berjalan kaki 8.000 langkah untuk pola hidup sehat.

“Jadi, program gerobak angkringan dari KAGAMADOK ini sejalan dengan program yang kami jalankan di fakultas,” ujar Sudadi.

Harapannya, bantuan ini dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pola hidup sehat di masyarakat.

Peluncuran Novel “Surat dari Jogja”

Sesi peluncuran novel “Surat dari Jogja” dipandu oleh dr. Maria Silva Merry, M.Sc., Sp.MK. Penulisnya, Dr. dr. Budiono Santoso Setradjaja, adalah seorang dokter ahli farmakologi yang telah menerbitkan lima novel berbahasa Jawa sebelumnya: Lakuning Katresnan (2021), Lubering Katresnan (2021), Endahe Lintang Kemukus (2022), Mendhung Angendanu (2022), dan Lamising Katresnan (2023).

Lahir di Ambarawa, 27 Mei 1950, penulis menempuh studi doktoral (Ph.D.) di University of Newcastle upon Tyne, Inggris, dari tahun 1979 hingga 1983. Novel ini mengisahkan perjalanan nyata penulis selama studi di luar negeri, perjalanan karier, dan kehidupan keluarganya sepulang ke Indonesia. Kini, beliau mengabdikan diri sebagai pengajar di Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *