DKPP Kabupaten Ngawi Selenggarakan Forum Diskusi dengan APTI
Ngawi – sadap99.com
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian(DKPP) Kabupaten Ngawi, melalui Bidang Penyuluhan, menyelenggarakan Forum Diskusi bersama Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI). Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua APTI Kabupaten Ngawi, 17-19 Desember 2025.
Forum dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Franky A.F.W., S.P., M.Eng. Dalam sambutannya, Franky menyampaikan bahwa peserta forum merupakan petani tembakau yang relatif baru dalam budidaya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan para petani dapat belajar langsung dari pengalaman pemasaran APTI serta mengevaluasi strategi untuk lebih siap menghadapi tantangan pasar.
“Kunjungan ini untuk mempelajari pemasaran tembakau di sini. Harapannya, ke depan ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di kelompok tani masing-masing,” ungkapnya.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ketua APTI Kabupaten Ngawi, Bapak Sojo. Beliau menyoroti bahwa masalah utama petani tembakau di Kabupaten Ngawi saat ini terletak pada pemasaran, di mana mutu dan kualitas tembakau mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini berdampak pada ketidakstabilan harga dan melemahnya posisi tawar petani.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebagian petani menjalin kemitraan dengan pabrikan. Saat ini, Kabupaten Ngawi memiliki dua tipe petani tembakau, yaitu petani mitra dan petani swadaya.
Dalam pemaparannya, Sojo menjelaskan perbedaan signifikan dalam mekanisme pemasaran kedua kelompok tersebut.
“Petani mitra lebih diuntungkan karena mendapat kepastian harga dari pabrikan. Sementara petani swadaya harus mengikuti fluktuasi pasar sehingga memiliki risiko tinggi terhadap perubahan harga,” jelasnya.
Selain berdampak pada petani, dinamika pemasaran tembakau juga mempengaruhi buruh tani, yang bergantung pada keberlanjutan usaha tani tembakau.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan terbangun kesepahaman antara petani, APTI, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menyusun strategi peningkatan kualitas dan pemasaran tembakau di Kabupaten Ngawi, guna meningkatkan kesejahteraan petani.
(DenMar)
