PMI, IFRC, dan Mitra Serahkan Bantuan Peralatan Medis untuk DIY dan Jateng
Yogyakarta – sadap99.com
Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), dengan dukungan Pemerintah Jepang dan Yayasan Asia-Eropa (ASEF), menyerahkan bantuan peralatan medis untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di PMI DIY dan PMI Jawa Tengah. Bantuan ini merupakan bagian dari ASEF Stockpile Project.
Sebanyak 587 unit peralatan medis (22 jenis) didistribusikan ke 7 provinsi, 25 klinik, dan 2 rumah sakit PMI. Rinciannya:
· Jawa Tengah: 222 unit (22 jenis barang)
· DIY: 84 unit (11 jenis barang)
Bantuan ini memperkuat kesiapsiagaan logistik kesehatan dalam menghadapi pandemi dan penyakit infeksius baru. Peralatan yang diserahkan mencakup perangkat klinis, alat emergensi, dan alat diagnostik dasar.
Haruka Aoki dari Kedutaan Besar Jepang menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Sebagai negara kepulauan, penyediaan fasilitas medis dasar di setiap wilayah Indonesia sangat penting untuk respons cepat terhadap penyakit menular.”
Yang Mulia Duta Besar Beata STOCZYŃSKA, Direktur Eksekutif ASEF, menjelaskan alasan pemilihan kedua provinsi. “Jawa Tengah berisiko tinggi karena populasi padat dan wilayah luas, sementara Yogyakarta rentan terhadap zoonosis seperti antraks dan memiliki populasi di kawasan vulkanik. Kapasitas PMI di kedua lokasi ini sangat kuat.”
Prof. Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes dari PMI Pusat menyatakan, “Peralatan ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat. Kami berharap layanan PMI menjadi lebih cepat, efektif, dan siap darurat.”
GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi (Gusti Prabu), Ketua PMI DIY, menerima bantuan untuk empat kliniknya pada Kamis (20/11/2025). “Kami mengapresiasi PMI Pusat, IFRC, Pemerintah Jepang, dan ASEF. Peralatan ini akan mendukung pelayanan yang lebih profesional.”
Peralatan tersebut akan segera digunakan untuk memperkuat operasional klinik, meningkatkan respons darurat, dan memperluas layanan kesehatan masyarakat.
(Ome)
