Pemdes Sidorejo Kecamatan Geneng Ngawi, Pacu BUMDES “SLUMAN SLUMUN SLAMET” Budidaya Kambing
Ngawi, sadap99.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, menghidupkan kembali semangat pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui program budidaya ternak kambing.
Program ini memanfaatkan lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang sebelumnya tidak produktif. Melalui kegiatan BUMDes ini, diharapkan dapat membuka potensi baru desa sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.
BUMDes tersebut bernama “Sluman Slumun Slamet”, sebuah nama yang mengandung doa dan harapan dari para pengurus agar segala usaha yang dijalankan dilandasi niat sungguh-sungguh, kehati-hatian, ketelitian, dan membawa hasil serta keberkahan.

Kepala Desa: Awal Mula dan Komitmen
Kepala Desa Sidorejo, SUHARSONO, menceritakan awal mula berdirinya peternakan kambing milik BUMDes “Sluman Slumun Slamet” (S3) pada Kamis (25/10/2025). “Peternakan ini kita mulai sejak September 2025 dengan menggunakan Dana Desa. Kandang kambing ini berdiri di atas lahan tanah kas desa. Untuk tahun 2025 ini, dana ketahanan pangan akan dimaksimalkan dan difokuskan untuk budidaya kambing. Kita gas pol (bergerak total) agar cepat membuahkan hasil,” jelas Suharsono.
Di sisi lain, Ketua BUMDes Fendy Kurniawan menjelaskan kesiapan dalam hal pakan ternak. “Untuk memenuhi kebutuhan pakan, kami telah menyiapkan bank pakan dengan menanam rumput pakchong, singkong papua, dan tanaman pendukung lainnya. Selain pakan utama, kami juga menyediakan pakan tambahan berupa konsentrat, bekatul, dan tetes tebu (titen),” ujar Fendy.
Menanggapi dampak lingkungan, Kepala Desa meminta pengurus BUMDes untuk berinovasi agar areal peternakan tidak menimbulkan bau dan masalah limbah. Beberapa personel telah ditunjuk untuk mengelola kotoran kambing menjadi pupuk organik, dalam rangka mendukung program pemerintah daerah “Pertanian Ramah Lingkungan”.
Nilai Sosial: Berbagi untuk Anak Yatim
Yang unik dari peternakan ini adalah nilai sosial yang dikembangkannya. “Selain untuk bisnis, peternakan ini rencananya juga akan disiapkan untuk kepentingan sosial, khususnya anak yatim piatu. Pada saat panen, akan disisihkan beberapa ekor kambing untuk disalurkan sebagai santunan bagi anak yatim,” pungkas Kepala Desa.
(Denmar)
