HUKRIMJATIM

Mirisnya Ketidakadilan Hukum di Sampang: Pelaku Percobaan Pembunuhan Jurnalis yang Berstatus DPO Masih Berkeliaran

Sampang, sadap99.com

Sebuah kejadian yang sempat menggemparkan warga Dusun Pola Timur, Desa Biratengah, Kecamatan Sokobanah, pada 18 Juni 2025 lalu, kini kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, satu pelaku yang diduga sebagai otak dalam kejadian tersebut hingga kini masih bebas berkeliaran, padahal telah berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus penganiayaan berat ini menimpa seorang jurnalis di Sampang, yang mengalami luka parah di bagian leher belakang dan tangan kanan. Kondisi ini menyebabkan korban tidak dapat lagi beraktivitas seperti biasa.

Hal tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam bagi keluarga korban terhadap penegakan hukum di wilayah Sampang. Keluarga menyayangkan, meskipun Kepolisian Resor (Polres) Sampang telah menetapkan tersangka bernama Daholi sebagai DPO, pelaku terlihat masih dapat dengan santainya berada di rumahnya, seakan-akan bukan seorang buron.

Keluarga korban pun heran, bagaimana mungkin seorang DPO bisa bebas berkeliaran di rumahnya sendiri. Dalam prosedur hukum yang seharusnya, seorang yang masuk DPO wajib ditangkap.

“Benar, saya orang awam yang tidak mengerti hukum, tapi bukan berarti saya bodoh, Mas. Sepertinya, status DPO ini sengaja dibiarkan karena ada ‘pembayaran’.

Kejadian ini sudah berlangsung empat bulan, tetapi tidak ada tindakan tegas,” jelas keluarga korban.

Keluarga korban meminta Kapolres Sampang untuk tidak hanya diam. Mereka mempertanyakan mengapa hingga saat ini tidak ada langkah konkret dari Kapolres.

“Apakah mereka sudah ‘masuk angin’?” tanya keluarga korban, menyindir kelambanan penanganan kasus ini di Sampang, Madura, Jawa Timur.

Pewarta: zein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *