Strategi Kominfo Lumajang: Menyampaikan Manfaat MBG Hingga ke Setiap Keluarga
LUMAJANG, Sadap99.com
Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya terletak pada penyediaan menu bergizi untuk anak-anak, tetapi juga pada efektivitas komunikasi agar manfaatnya dipahami setiap keluarga. Dalam hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang memegang peran kunci.
Kepala Dinas Kominfo Lumajang, Mustaqim, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan kanal digital resmi. Informasi seperti data penerima manfaat, progres dapur MBG, panduan pola makan seimbang, serta laporan transparan distribusi dapat diakses melalui Portal Kabupaten Lumajang dan InfoPublik. Dukungan juga datang dari LPPL Radio Suara Lumajang dan ChatBot AI Sambat Bunda, yang memudahkan akses informasi bagi warga di perkotaan maupun pedesaan.
“Kami ingin warga tidak hanya menerima menu, tetapi juga memahami tujuan program. Dengan demikian, mereka dapat turut menjaga dan mendukung keberlanjutan MBG,” ujar Mustaqim, Rabu (17/9/2025).
Ke depan, Kominfo berencana melibatkan jaringan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk memperluas jangkauan, khususnya di daerah yang belum terjangkau internet. KIM akan berfungsi sebagai penghubung langsung antara pemerintah dan warga, memfasilitasi edukasi gizi, dialog, serta menampung masukan untuk perbaikan program.
Kominfo menekankan bahwa kombinasi antara kanal digital dan pendekatan melalui KIM akan membuat penyebaran informasi lebih interaktif dan partisipatif. Melalui media sosial dan portal resmi, narasi tentang tenaga MBG—khususnya peran perempuan dalam menyiapkan menu bergizi— turut disebarkan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam menjaga kesehatan keluarga dan komunitas.
Transparansi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan program ini. Portal resmi menampilkan jumlah dapur MBG aktif, data penerima manfaat, dan progres distribusi. Kedepan, KIM akan memastikan informasi tersebut sampai kepada warga yang tidak memiliki akses internet, sehingga memperkuat akuntabilitas dan memberdayakan masyarakat sebagai mitra aktif.
Hasil monitoring awal menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Anak-anak tampak senang dengan menu yang disajikan, orang tua menyambut baik program ini, dan masukan terkait kendala distribusi langsung ditindaklanjuti oleh tim pelaksana.
“Kami berkomitmen menyampaikan informasi yang jelas, akurat, dan partisipatif. Keberadaan KIM di masa mendatang akan memperkuat komunikasi publik dan memastikan seluruh warga merasakan manfaat MBG,” pungkas Mustaqim. (*/Mn)
