JATIMLIPSUS

Kelalaian dan Upaya Pelemahan Kasus Pemerkosaan Remaja di Bawah Flyover Tol Gempol

PASURUAN – sadap99.com

Sebuah insiden kekerasan seksual yang mengguncang masyarakat Rembang, Pasuruan, mengungkap cerita yang lebih kelam dari sekadar tindak kriminal.

Seorang remaja 16 tahun, DK, menjadi korban pemerkosaan di bawah flyover Tol Gempol-Pasuruan pada Sabtu (13/9/2025) dini hari. Namun, yang lebih memprihatinkan adalah upaya sistematis untuk menutupi kasus ini.

Berdasarkan investigasi/ keterangan dilapangan, korban yang berjalan sendirian pada pukul 01.00 WIB, diseret paksa oleh pelaku berinisial Fr ke area gelap di sekitar pasar desa.

Saksi mata, pemuda yang sedang berlatih silat  mengaku mendengar jeritan korban tetapi diusir oleh pelaku.

“Kami mendengar teriakan minta tolong, tetapi saat mendekat, pelaku mengancam dan menyuruh kami pergi,” ujar salah satu saksi yang enggan disebutkan namanya.

Yang mencurigakan, sekitar dua jam kemudian, korban justru diantar pulang oleh ayah pelaku. Sang ayah diduga melakukan pendekatan kepada keluarga korban dengan iming-iming materi agar kasus ini tidak dilaporkan.

“Ini jelas upaya penghambatan proses hukum,” tegas perwakilan LPA Pasuruan yang mendampingi korban.

Keluarga korban, yang berasal dari kalangan kurang mampu, baru melaporkan kejadian ini ke Polres Pasuruan empat hari setelah insiden, tepatnya pada Kamis (18/9/2025).

Keterlambatan ini diduga kuat akibat intimidasi dari pihak pelaku. “Kami khawatir adanya upaya pelemahan kasus mengingat pelaku berasal dari keluarga yang cukup berpengaruh di daerah ini,” ungkap Sokheh, Kepala Dusun setempat.

LPA Pasuruan mendesak polisi untuk bekerja cepat dan transparan. “Kami meminta proses hukum yang adil tanpa intervensi dari pihak manapun. Korban harus mendapatkan perlindungan maksimal,” seru perwakilan LPA.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Pasuruan belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan.

Masyarakat menunggu tindakan tegas terhadap pelaku dan semua pihak yang terlibat dalam upaya pelemahan kasus.

(Tim Investigasi Sadap99)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *