Gabungan LSM Pasuruan Raya Akan Demo DPRD Pasuruan, Ada Apa?
Pasuruan, sadap99.com
Merasa tidak mendapat respons dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pasuruan Raya akan menggelar aksi unjuk rasa damai.
Aksi ini dipicu oleh dugaan pelanggaran berat muatan (overload) yang terjadi di beberapa lokasi tanpa tindakan serius dari instansi terkait. Akibatnya, banyak ruas jalan yang rusak parah karena sering dilintasi kendaraan bermuatan melebihi tonase yang diizinkan.
Gabungan LSM Pasuruan Raya, yang terdiri dari ORMAS Gaib Perjuangan, L-KPK, Embara, serta beberapa LSM lain dan tokoh pemuda, akan menggelar aksi damai tersebut di depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.
Koordinator aksi, Habib Yusuf, menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali mengirimkan surat kepada DPRD untuk meminta audiensi guna membahas masalah tersebut. Namun, mereka menilai para wakil rakyat tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan ini.
“Kami sudah beberapa kali berkirim surat ke DPRD, tetapi mereka seakan menyepelekan masalah ini dan tidak ada respons yang cepat. Kami akan menggelar demo di gedung DPRD dan menuntut keseriusan dari para wakil rakyat,” ujarnya pada Kamis (18/9/25).
Habib menegaskan bahwa peran DPRD sangat vital dalam masalah ini. Pasalnya, persoalan ini telah berlangsung lama, tetapi tidak ada tindakan serius dari pemerintah kabupaten maupun DPRD.
“Kami mendatangi DPRD untuk mempertanyakan kinerja pemerintah dalam menangani masalah jalan yang sering rusak. Jalan kabupaten yang notabene berkelas tiga ini dilintasi truk-truk besar yang muatannya melebihi ketentuan. Hal ini menyebabkan banyak jalan rusak dan merugikan masyarakat serta pemerintah,” jelasnya.
Masih menurut Habib, “Kinerja DPRD, khususnya Komisi III, semakin tidak jelas. Mereka seharusnya mewakili rakyat, tetapi ketika rakyat bersuara, mereka seakan menutup telinga dan mata. Lantas, mereka mewakili siapa?” tutupnya.
Pewarta: sP
