JATIMPENDIDIKAN

SD Negeri Ajung 02 Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Konsep Kreatif dan Edukatif

JEMBER, Sadap99.com

SD Negeri Ajung 02 di Kecamatan Kalisat, Jember, menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan konsep yang unik dan berbeda. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif siswa, sehingga proses pembelajaran usai acara tetap dapat berjalan seperti biasa.

Konsep utama dalam peringatan tahun ini menitikberatkan pada pendidikan karakter bagi anak usia dini. Tujuannya agar peringatan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan juga menjadi momen penting bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan mengekspresikan diri.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, antara lain:

· Camat Kalisat,
· Kepala Desa Ajung (yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia),
· Tokoh masyarakat setempat, serta
· Orang tua/wali murid.

Kepala SD Negeri Ajung 02, Nurhayati, S.Pd., M.Pd., saat ditemui di sekolah pada Kamis (18/09/25) pagi, menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan agenda tahunan sekolah. “Biasanya acara kami selenggarakan di dalam ruang kelas yang disatukan hingga menyerupai aula. Namun, tahun ini Alhamdulillah bisa kami gelar di halaman sekolah berkat hasil musyawarah yang baik antara panitia (orang tua) dengan pihak sekolah,” ujarnya.

Nurhayati menambahkan, “Melalui lagu, pembacaan puisi, dan pidato dalam bahasa Inggris yang bernuansa Islami, kami berharap anak-anak dapat lebih memahami dan menanamkan nilai-nilai Islam lebih kuat di dalam hati mereka sejak dini.”

Sebagai pemateri, sekolah menghadirkan penceramah dari PP. Syaikhul Ali Sukowono Jember, KH. Holil Sarkawi. Dalam ceramahnya, Kyai Holil Sarkawi menyampaikan kisah hidup Nabi Muhammad SAW dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami, sehingga anak-anak lebih mudah menghafal dan menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Beliau.

Selain ceramah, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aktivitas kreatif seperti menyanyi, berpuisi, dan drama dengan kisah “Malin Kundang” yang disisipi nilai-nilai agama. Hal ini menjadikan acara tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

Berdasarkan pantauan, tampak jelas antusiasme para siswa. Perwakilan dari masing-masing kelas tampil percaya diri di atas panggung, mengungkapkan bakatnya, sekaligus memahami nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW melalui cara yang interaktif.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *