DIY

IWO Indonesia Sleman Sukses Gelar Training Perdana Jurnalisme Warga di Sendang Agung

Sleman – Sadap99.Com

Devan Pimpinan Daerah(DPD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Kabupaten Sleman sukses menggelar kegiatan perdana “Training Media Jurnalisme Warga”. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025, di Kalurahan Sendang Agung, Kapanewon Minggir, ini diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari 31 peserta pelatihan dan 19 anggota IWO Indonesia Sleman.

Kegiatan ini dihadiri oleh Panewu Minggir, Dewanto Tri Nugroho, S.IP., S.ST.; Lurah Sendang Agung, Raden Mas Herru Prasetyo Wibowo, S.E., M.IP.; perwakilan warga pengiat Desa Wisata, Desa Budaya, Desa Prima, dan Karang Taruna; serta pengurus DPD IWO Indonesia Sleman.

Training menghadirkan tiga pembicara dengan materi yang komprehensif:

1. Rambat Kristyanto, ST dari Katalis Narasi Indonesia, membawakan topik “Mind Mapping Customer Journey untuk Toko Roti Rumahan”.
2. Yupiter Ome, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Sleman, dengan materi “Jurnalisme Warga: Menulis Berita dan Memilih Konten”.
3. Dani Ibnu Alfatoni, S.Or, founder Isotronik DIA.BiZ.Id, yang membahas “Digital Marketing”.

Dalam pemaparannya, Rambat Kristyanto menjelaskan strategi mind mapping untuk menganalisis perjalanan konsumen hingga menciptakan konten yang mampu menghentikan scroll (stop scroll) di era digital.

Yupiter Ome memaparkan bahwa jurnalisme warga adalah partisipasi aktif masyarakat—yang bukan wartawan profesional—dalam mengumpulkan, melaporkan, dan menyebarkan informasi. “Masyarakat tidak hanya menjadi konsumen media, tetapi terlibat langsung dalam proses pengolahan informasi, mulai dari menghimpun data, membuat, mengawasi, mengoreksi, hingga memilih informasi yang ingin dibaca,” ujarnya. Ia menekankan bahwa konten berita harus informatif, bermanfaat, unik, dan spesifik untuk menciptakan rasa ingin tahu pembaca.

Sementara itu, Dani Ibnu Alfatoni menyoroti maraknya konten hoax dan ketidakpercayaan terhadap berita. “Digital marketing sangat membantu membangun kepercayaan dan menjangkau audiens yang luas untuk mempromosikan potensi lokal, seperti UMKM, budaya, dan destinasi desa. Jurnalisme warga akan lebih powerful jika dipadukan dengan strategi digital marketing,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi coaching clinic jurnalistik, di mana peserta berpraktik menulis berita dengan pendampingan intensif dari empat anggota senior IWO Sleman. Peserta dibagi dalam tiga kelompok untuk kemudian mempresentasikan hasil tulisannya.

Dalam sambutan penutup, Yupiter Ome menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan yang perdana dari program berkelanjutan yang akan dijalankan di 86 kalurahan se-Kabupaten Sleman. “Program ini telah mendapat dukungan dari Pemkab Sleman, Dinas Kominfo, dan Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Y. Gustan Ganda, ST, saat kami audiensi beberapa waktu lalu,” tutupnya.

(Ome)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *