JATIM

Warga Demo Tuntut Bendahara Desa Dempelan Mundur

MADIUN – SADAP99.COM

Ratusan warga Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, mendatangi kantor desa setempat pada Kamis (28/8/2025). Mereka mendesak bendahara desa, Tatik Puji Rahayu, untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Perwakilan warga, Warno Jegger, menyatakan bahwa aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas ketidaktransparanan pengelolaan keuangan desa yang dilakukan oleh bendahara.

“Warga menemukan adanya ketidaksesuaian dalam pemasukan ke Rekening Kas Desa (RKD). Penerimaan dari hasil pasar dan lelang tanah bengkok yang seharusnya masuk pada Mei lalu, baru masuk di pertengahan Agustus. Hal ini sangat mengganggu ketika dana dibutuhkan untuk kegiatan desa, ternyata tidak tersedia di rekening. Jelas ini menunjukkan pengelolaan yang tidak transparan,” tegas Warno.

Aksi demo memanas ketika Tatik hadir dan memberikan penjelasan. Ia bersikukuh untuk dimutasi, sementara warga menuntut pengunduran dirinya. Mediasi yang alot akhirnya menghasilkan sebuah keputusan.

“Pemerintah Desa (Pemdes) telah membuat fakta integritas yang akan diteruskan ke Inspektorat. Kami akan terus mengawal. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan melakukan demo lagi,” imbuh Warno.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Dempelan, Nurul Lishartati, membenarkan bahwa telah dibuat surat kesepakatan yang akan ditujukan kepada Inspektorat Kabupaten Madiun.

“Pemdes telah membuat surat untuk meminta Inspektorat mengaudit bendahara desa. Untuk ASN, audit harus melalui prosedur Inspektorat. Kita tidak bisa serta merta memenuhi tuntutan warga karena belum ada bukti bersalah. Kita akan koordinasi dulu dengan Inspektorat,” jelas Nurul.

“Terkait isu mutasi, memang sejak 13 Agustus 2025 yang bersangkutan telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kaur Keuangan. Keputusan lebih lanjut ada di tangan Inspektorat,” pungkasnya.

(Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *