Kapolres Pasuruan Ajak 800 Pelajar Al-Yasini Bijak Gunakan AI dan Hindari Perundungan
PASURUAN – sadap99.com
Kapolres Pasuruan menghadiri upacara Polri Peduli Pendidikan di SMKN 1 Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (2/11/2026).
Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono mengajak sekitar 800 pelajar dan tenaga pendidik di lingkungan Yayasan Al-Yasini untuk bijak menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), menjauhi narkoba, serta mencegah perundungan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Pasuruan memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada pelajar sejak dini.
Dalam amanatnya, Irawan menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara bijak, khususnya AI yang kini semakin mudah diakses untuk membantu proses belajar.
“Jadikan teknologi sebagai sarana pendukung belajar, bukan sebagai pengganti guru,” ujar Irawan di hadapan peserta upacara.
Ia mengingatkan bahwa informasi yang diperoleh melalui teknologi AI tidak selalu benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pelajar perlu bersikap kritis dan tidak langsung mempercayai seluruh informasi yang disajikan.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, bukan justru mengurangi proses belajar maupun interaksi dengan tenaga pendidik.
Selain penggunaan teknologi, Kapolres juga mengingatkan para pelajar agar mematuhi peraturan lalu lintas. Imbauan tersebut disampaikan mengingat banyak pelajar yang telah menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah.
Irawan menyebutkan bahwa Operasi Patuh pada pekan tersebut memasuki minggu terakhir. Meski demikian, ia meminta pelajar tetap disiplin berlalu lintas meskipun operasi telah berakhir.
“Jangan sampai mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki SIM. Ingat, keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, serta menjerumuskan pelajar ke dalam permasalahan hukum.
Ia meminta pelajar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekolah atau tempat tinggal.
“Apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekolah atau tempat tinggal, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 atau sampaikan kepada guru Bimbingan Konseling (BK) agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Irawan.
Pesan lainnya berkaitan dengan pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan. Irawan meminta seluruh pelajar saling menghormati tanpa membedakan usia, kondisi fisik, kemampuan akademik, maupun latar belakang keluarga.
Ia menegaskan bahwa perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah.
“Jadikan lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar, bukan tempat yang menimbulkan rasa takut bagi orang lain,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan pelajar agar menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjalani kehidupan.
Ia mengajak mereka memperkuat keimanan, meningkatkan ibadah, menghormati orang tua dan guru, serta memilih lingkungan pergaulan yang memberikan pengaruh positif.
Menurutnya, masa muda merupakan kesempatan berharga untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan.
Upacara tersebut diikuti siswa dari sejumlah lembaga pendidikan di lingkungan Yayasan Miftahul Ulum Al-Yasini, mulai dari SD Islam Cendekia Al-Yasini, SMP Unggulan Al-Yasini, SMP Negeri 2 Kraton, MTs Al-Yasini, SMA Excellent Al-Yasini, MAN Al-Yasini, hingga SMKN 1 Wonorejo.
Kepala SMKN 1 Wonorejo H. Sobirin turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat Polres Pasuruan.
Di antaranya Kasat Lantas AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, Kasat Binmas AKP Sunarti, Kapolsek Wonorejo IPTU M. Mahdi Heaveny Noviansyah, serta Kasi Propam IPTU Ahmad Kunaefi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.20 WIB tersebut berlangsung hingga pukul 08.30 WIB. Upacara berjalan aman, lancar, dan kondusif.
Melalui kegiatan Polri Peduli Pendidikan, Polres Pasuruan berharap kedekatan antara kepolisian dan lingkungan sekolah semakin meningkat.
Selain itu, para pelajar diharapkan memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap kedisiplinan, keselamatan, penggunaan teknologi, serta pentingnya menjaga pergaulan.
Pewarta: sP/hms
