JATIM

420 KK di Desa Klekean Bondowoso Terpaksa Konsumsi Air Hujan Akibat Longsor

Bondowoso – Sadap99.com

Bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah pegunungan Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada awal Januari 2026 menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas sumber air utama desa.

Akibatnya, 420 kepala keluarga (KK) di enam dusun terdampak mengalami krisis air bersih. Sebagian warga terpaksa mengonsumsi air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Klekean, Sulasti, menjelaskan bahwa tanah longsor merusak bak penampungan air (broncap) dan memutuskan sejumlah pipa air di lokasi sumber mata air yang mengalirkan air bersih ke rumah-rumah warga. Penampungan air yang rusak tersebut berada di kawasan hutan dan sulit dijangkau untuk perbaikan.

“Lokasinya memang berada di kawasan hutan. Untuk mencapainya, harus naik sepeda motor ke desa tetangga, lalu dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri tebing sekitar lima sampai enam kilometer sebelum sampai ke lokasi penampungan air yang rusak akibat longsor,” jelas Sulasti.

Menanggapi kondisi darurat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso segera turun tangan dengan mendistribusikan air bersih secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di dusun-dusun terdampak, seperti Dusun Klekean, Banteng, Plampangan, dan Sumberwaru.

Untuk penanganan jangka panjang, BPBD Kabupaten Bondowoso berencana mengajukan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan fasilitas penampungan air bersih yang rusak.

Warga juga diimbau oleh BPBD Kabupaten Bondowoso untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah, mengingat curah hujan di wilayah Indonesia saat ini masih tinggi.

– FRD –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *