JATIM

120 Petugas Pengelola Pasar se-Kabupaten Jember Ikuti Bimtek di Pasar Tanjung

JEMBER, SADAP99.com

Sebanyak 120 petugas pengelola pasar, termasuk yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Jember, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) selama dua hari, Senin dan Jumat (20 & 23/10/25), di Ruang Kantor Pasar Tanjung, Jember. Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pengelola pasar tradisional se-Kabupaten Jember.

Bimtek yang digelar untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) ini mengusung tema “Optimalisasi Peningkatan Kapasitas SDM dalam Pelayanan Publik di Bidang Perdagangan”. Disperindag Jember menghadirkan dua narasumber, yaitu:

1. Seorang trainer dan konsultan manajemen SDM, Bapak Nyoman.
2. Praktisi media, Gogot Cahyo Baskoro.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disperindag Jember, Asfita Dewi, menjelaskan bahwa motivasi penyelenggaraan Bimtek ini adalah pesatnya perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif dan perubahan lingkungan bisnis yang cepat. Hal ini menuntut setiap mantri pasar atau pengelola pasar tradisional di Kabupaten Jember untuk mengoptimalkan pelayanan dengan baik dan profesional.

“Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pengelola pasar. Dengan Bimtek ini, kami berharap mereka dapat menerapkan teknologi digital di era globalisasi untuk meningkatkan pelayanan secara profesional,” ujar Asfita Dewi.

Lebih lanjut, Asfita menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi, para pengelola atau mantri pasar harus mampu menyaring dan menyebarluaskan informasi dengan cepat, benar, dan akurat kepada para pedagang.

“Mereka harus bisa mengakomodir semua informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat, baik melalui interaksi langsung antara pedagang dan pembeli, maupun antara pedagang dengan pengelola pasar. Penyampaian informasi harus tepat dan akurat, baik secara langsung maupun melalui media sosial,” pungkasnya.

Asfita Dewi berharap setelah Bimtek ini, masing-masing pasar tradisional di Jember dapat memiliki website sendiri. Dengan demikian, di era globalisasi ini, para pengelola pasar tidak gagap teknologi (gaptek) dan tidak ketinggalan informasi.

Pelaksanaan Bimtek berjalan lancar dan sukses. Pada hari pertama, Senin, sesi pagi diikuti oleh para pengelola pasar tradisional, sementara sesi siang diperuntukkan bagi peserta P3K di lingkungan Disperindag Jember. Jadwal yang sama diterapkan pada hari kedua, Jumat.

Pewarta: Suyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *